Gandeng ULM, MAPPI Buka Prodi Jasa Penilai

Editor: Mahadeva WS

218
Ketua MAPPI Kalsel-Teng Bambang Herry (tengah) saat memberikan keterangan pers kepada awak media - Foto Arief Rahman

BANJARMASIN – Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) Kalimantan Selatan-Kalimantan Tengah (Kalsel-Teng) terus berkomitmen memunculkan tenaga profesi penilai.

Terbaru MAPPI Kalsel-Teng bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) membuka prodi Strata Dua (S2) jurusan profesi penilai. Direncanakan, perkuliahannya akan dimulai September 2018 mendatang.

“Sebenarnya kerjasamanya sudah cukup lama kita lakukan, namun memang baru tahun ini mulai dilaksanakan. Kita harapkan adanya prodi ini bisa mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) profesi penilai di Kalsel,” tegas Ketua MAPPI Kalsel-Teng Bambang Herry, Selasa (5/6/2018).

Bambang menyebut, saat ini di Indonesia profesi tenaga penilai jumlahnya hanya mencapai 750 orang. Dari jumlah tersebut, hanya 350 orang yang mengantongi lisensi menjadi menilai berbagai properti yang sifatnya khusus.

Jumlah tersebut diklaim, masih sangat kurang seiring dengan gencarnya proses pembangunan infrastruktur oleh pemerintah. Pembangunan tersebut membutuhkan profesi tenaga penilai untuk pembelian lahan, pembebasan lahan hingga menilai harga bangunan.

“Bukan hanya di Pemerintahan, di sektor swasta-pun juga membutuhkan profesi penilai. Bahkan kini untuk masalah pembagian harta warisan dan perceraian pun sudah banyak yang menggunakan jasa penilai,” tambahnya.

Ditambahkan Bambang, jika memilih program S2 jasa penilai, bisa mendapatkan ilmu jasa penilaian. Materi akan diberikan oleh pengurus MAPPI hingga dosen yang berkompeten dibidangnya. Selain itu, kuliah tersebut sudah sekaligus mendapatkan sertifikasi Pendidikan Dasar Penilai (PDP) satu dan Pendidikan Dasar Penilai (PDP) dua yang diakui oleh Organisasi MAPPI dan Kementrian Keuangan. “Kalau sudah mengantongi dua sertifikasi tersebut setelah lulus mereka sudah bisa melakukan jasa penilaian yang sifatnya umum,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.