Gubernur DKI Lihat Langsung Kondisi Pulau Reklamasi

Editor: Koko Triarko

250
JAKARTA — Gubernur DKI, Anies Baswedan, turut memantau langsung penyegelan Pulau D Reklamasi, pada Kamis (7/6/2018). Dia pun mengaku baru pertama kali menginjakjan kaki di pulau tersebut.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku selama ini hanya melihat pembangunannya dari gambar dan dari udara. Maka, dia ingin melihat secara langsung sebuah lahan yang luasnya lebih dari 320 hektare di pesisir Jakarta.
“Saya datang ke sini karena saya ingin lihat langsung. Selama ini hanya lihat-lihat dari gambar, dari udara, tetapi tidak pernah melihat langsung sebuah lahan yang luasnya lebih dari 320 hektare di pesisir. Karena itu, saya mau lihat sendiri secara langsung di sini,” ungkapnya.
Sementara itu, dua jenis spanduk penyegelan dipasang di berbagai titik. Penyegelan dilakukan, karena Pulau D telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014, Perda 7/2010, dan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 128 Tahun 2012.
Kepala Seksi Penindakan Dinas Citata DKI Jakarta, Iwan Kurniawan, mengatakan Pulau D Reklamasi bukan kali ini saja disegel. Sebelumnya, April 2015 lalu, juga pernah dilakukan penyegelan serupa. Pemilik pun pernah membuat surat pernyataan. Bunyinya, menghentikan kegiatan secara menyeluruh sampai dengan diterbitkan IMB.
“Tetapi, tidak diindahkan. Buktinya sekarang masih ada pembangunan,” ujarnya.
Penyegelan ini sekaligus menjadi tanda tempat ini steril, sehingga pekerja termasuk alat berat harus segera keluar. “Mereka harus keluar sejak ini dipasang. Pekerjanya harus segera keluar,” ucapnya.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko, mengaku akan menerjunkan personel kembali untuk memastikan tidak ada lagi aktivitas. “Nantinya akan ada tindakan monitoring. Kami akan patroli, akan mengecek apakah ada aktivitas membangun. Kita akan patroli setiap hari,” jelas dia.
Baca Juga
Lihat juga...