Gus Solah Mundur, MK Cari Pengganti Anggota Dewan Etik

Editor: Mahadeva WS

268
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mahkamah Konstitusi, M Guntur Hamzah – Foto M Hajoran Pulungan

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) akan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota Dewan Etik MK periode 2017-2020. Hal itu dilakukan untuk mencari pengganti Salahuddin Wahid (Gus Solah) yang mengundurkan diri dengan alasan kesehatan. 

“Saya sudah mengirim surat kepada Ketua MK untuk pembentukan Pansel calon anggota Dewan Etik MK, pengganti Pak Salahuddin Wahid yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) MK M. Guntur Hamzah, Jumat (29/6/2018).

Direncanakan, pansel akan terdiri dari tiga unsur, yaitu mantan hakim MK, tokoh masyarakat dan akademisi. Ketiga unsur tersebutlah yang nantinya akan memilih calon anggota Dewan  Etik MK. “Berdasarkan aturan yang berlaku, pansel berasal dari tiga unsur. Di antaranya mantan hakim MK, tokoh masyarakat dan akademisi,” ungkapnya.

Guntur mengatakan, Gus Solah terpilih mewakili tokoh masyarakat. Sehingga nantinya, calon anggota dewan etik yang akan di pilih juga berasal dari tokoh masyarakat. Saat ini Ketua Dewan Etik MK adalah Achmad Rustandi yang mewakili mantan hakim MK. Sementara untuk anggota, selain Gus Solah adalah Bintan Regen Saragih yang merupakan wakil dari akademisi.

Tugas dewan etik adalah mengawasi dan menjaga kehormatan dan martabat hakim MK. Termasuk memberikan sanksi apabila ada pelanggaran kode etik oleh Hakim MK.

Baca Juga
Lihat juga...