Hari Pertama Kerja, Sandiaga Siapkan Sanksi

Editor: Mahadeva WS

341
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno – Foto Lina Fitria

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mendukung memberikan sanksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta yang Kamis (21/6/2018) mangkir atau terlambat datang ke kantor.  Kamis, 21 Juni menjadi hari pertama kerja usai libur panjang cuti lebaran 2018. 

“Ya tentunya harus ada sanksi yang sesuai dengan ketentuan ya,” ujar Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2018).

Orang nomor dua di DKI Jakarta ini enggan merinci bentuk sanksi atau hukuman yang dimaksud. Dia memilih menyerahkan pemberian sanksi kepada ASN yang telat masuk maupun izin kepada masing-masing pimpinan divisi di lingkungan kerja Balai Kota DKI.

“Tapi yang lebih penting menurut saya adalah sanksi sosial dari koleganya masing-masing pimpinan. Di situ nanti silakan berinovasi untuk memberikan sanksi yang telat dan supaya mereka tidak mengulangi lagi dan kedisiplanan itu dibangun oleh masing-masing ASN,” tuturnya.

Sanksi sosial yang diberikan, diharapkan bisa membuat ASN disiplin dan tidak mengulangi perbuatannya. Menurut Sandiaga, ASN yang terlambat masuk kerja bisa merugikan tim atau SKPD-nya. “Kalau misalnya kita secara teamwork enggak hadir tepat waktu kan sebetulnya itu mencederai teamwork kita,” tandasnya.

Sandiaga menyampaikan, ASN sudah mendapatkan jatah cuti sebelum hingga setelah Lebaran. Mereka juga telah menerima tunjangan hari raya (THR) dari pemerintah. Oleh karenanya, sudah semestinya ASN mematuhi peraturan untuk masuk kerja.

Sementara itu, pada acara halalbilhalal di Kantor Kelurahan Selong, Jakarta Selatan, Rabu (20/6/2018). Semua ASN di sana hadir dalam acara tersebut. Sandiaga juga mendapat laporan bahwa petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) di Kelurahan Selong tetap bekerja sejak hari pertama Lebaran. Oleh karena itu, dia meminta ASN untuk masuk kerja pada Kamis (21/6/2018).

“Masa (ASN) kalah sih semangat kerjanya sama pasukan oranye. Ini yang perlu kami peringatkan kepada ASN yang besok Insya Allah bisa mulai ngantor tepat waktu,” pungkasnya.

Sandiaga tidak ingin menginformasikan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada hari pertama masuk kerja seusai libur Lebaran. “Kalau dikasih tahu sidak, nanti mereka akhirnya tidak murni untuk masuk ke kantor karena memang nilai-nilai bahwa Dia harus masuk, tapi karena Dia takut disidak,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur mengingatkan, seluruh aparatur negara, baik ASN maupun Prajurit TNI dan Anggota Polri, mulai masuk kerja pada Kamis (21/6/2018). “Saya mengingatkan pada hari Kamis tanggal 21 Juni 2018, seluruh aparatur negara harus sudah masuk kerja seperti biasa,” kata Asman.

Baca Juga
Lihat juga...