Hiswana Migas: Tidak Ada Kelangkaan Gas Selama Lebaran di Kepanjen

Editor: Mahadeva

480

MALANG – Isu kelangkaan gas LPG ukuran 3 kilogram di Kepanjen, Malang pada Senin (18/6/2018) kemarin, langsung direspon cepat oleh tim satgas DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas).

Sekretaris DPC Hiswana Migas Malang Totok Soekardjito mengatakan, pihaknya selaku agen LPG 3 kilogram langsung melakukan sidak kebeberapa pangkalan di wilayah Kota Kepanjen Malang. Dari survei yang dilakukan, diantaranya ke Pangkalan milik Nurul Muchlisin di jalan Nangka RT 12/ RW 02 Desa Kedungpedaringan, Kepanjen Malang ditemukan stok 50 tabung.

Di Pangkalan Anang fauzi yang berada di jalan Sukoraharjo blobo Kepanjen stok ada 80 tabung. Ke Pangkalan milik Ahmad Arif Jl. Kawi RT. 003 RW. 001 Kepanjen stok 20 tabung. Kemudian pangkalan milik Taufan Proyogi di jalan Sumbersari RT. 003 RW. 003 Kepanjen ditemukan stok sebanyak 25 tabung. Dan terakhir di Pangkalan milik Muhammad Abdul Rojak di jalan Raden Prayitno Kedung Pendaringan, Kepanjen dengan stok 12 tabung.

Mengenai informasi dibeberapa tempat masih terjadi kelangkaan, sementara di pangkalan ada stok, dimungkinkan hal itu terjadi karena pengecer atau warung yang berjualan dengan stok lima sampai 15 tabung banyak yang tutup. Kondisi tersebut, menjadikan masyarakat kebingungan mencari LPG 3 kilogram.

Totok Soekardjito yang merupakan Sekretaris DPC Hiswana Migas Malang.-Foto: Sultan Anshori

“Kami langsung melakukan sidak dilapangan. Ada lima sampel pangkalan resmi yang kami kunjungi dari puluhan pangkalan yang ada di Kepanjen Malang dan hasilnya stoknya mencukupi,” ucap Totok Soekardjito kepada Cendana News Selasa, (19/6/2018).

Totok menyebut, DPC Hiswana Migas Malang bekerja sama dengan Pertamina untuk menghadapi kebutuhan Idul Fitri 1439 Hijriah. Beberapa persiapan tersebut diantaranya, selama Ramadan dan Syawal 1439 Hijriah, dilakukan penambahan alokasi pengiriman 10 % dari alokasi harian.

Kemudian, setiap agen LPG 3 kilogram harus menyediakan pangkalan siaga di masing masing wilayah kerjanya. Artinya, setiap pangkalan yang menjual tabung LPG 3 kilogram harus tetap buka pada saat lebaran. Kemudian melakukan penambahan stok LPG 3 kilogram secara fakultatif di pangkalan siaga pada H-1 lebaran.

“Kami juga melakukan tindakan sesuai dengan intruksi dari pertamina, bahwa pada hari Sabtu 16 Juni 2018, agen LPG 3 kilogram harus tetap buka seperti biasa untuk menyalurkan kebutuhan gas,” jelasnya.

Selanjutnya, DPC Hiswana Migas Malang juga melarang pangkalan untuk menjual LPG 3 kilogram ke beberapa pihak seperti peternakan ayam, pelaku Industri, restoran, dan Hotel. Oleh sebab itu, masyarakat apabila mengalami kesulitan mencari LPG 3 kilogram untuk membeli di SPBU terdekat.

Selain itu masyarakat juga bisa mempunyai tabung cadangan secukupnya.  “Hal tersebut dilakukan agar kebutuhan akan gas tetap terjamin jika suatu saat terjadi kelangkaan tabung lagi di pasaran,” tandas Totok.

Selain itu, masyarakat bisa langsung menghubungi pertamina jika terjadi kelangkaan tabung gas di pasaran dengan menelpon di nomer 1 500 000. Dari komunikasi tersebut, nantinya masyarakat akan di arahkan ooleh petugas call center di mana letak pangkalan siaga di wilayah yang bisa di cari sesuai dengan tempat tinggal.

Sebelumnya, ribuan masyarakat di Kota Kepanjen, Kabupaten Malang mengeluhkan kelangkaan tabung gas berukuran 3 kilogram. Hal tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu di tengah perayaan hari raya lebaran. Akibat kelangkaan gas bersubsidi tersebut, aktivitas perekonomian terganggu karena sejumlah pedagang nasi kesulitan untuk memasak.

Baca Juga
Lihat juga...