Ikan Nila Banyak Disukai Warga Lombok

Editor: Koko Triarko

220
LOMBOK – Selain ikan laut, Ikan nila termasuk jenis ikan yang banyak ditemukan di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kawasan Desa Narmada, Kabupaten Lombok Barat dan Desa Gerunung, Kabupaten Lombok Tengah, termasuk kawasan terbesar budi daya ikan nila.
Ikan nila juga banyak ditemukan di kawasan Kelurahan Sayang – Sayang Kota Mataram. Peminat ikan nila juga tergolong tinggi, terutama saat bulan puasa dan jelang lebaran seperti sekarang.
Muliadi petani ikan nila di Desa Gerunung, Lombok Tengah. –Foto:Turmuzi
Tidak heran, jika ikan nila menjadi buruan warga selama Ramadan, termasuk jelang Lebaran, sebagai lauk makan bersama keluarga maupun menu acara syukuran keluarga dengan cara dimasak maupun dibakar.
“Kalau selama puasa Ramadan, konsumsi ikan nila dari masyarakat biasa lebih tinggi, tidak heran penjualan ikan nila juga mengalami peningkatan dari hari biasa”, kata Muliadi, pemilik budi daya ikan nila, Desa Gerunung Lombok Tengah, Selasa (12/6/2018).
Ia mengatakan, meski ikan laut seperti tongkol banyak ditemukan dan dijual di pasar tradisional, tapi ikan nilai lebih banyak dicari warga sebagai lauk berbuka maupun menu untuk dihidangkan saat merayakan lebaran.
Kondisi ikan nila yang masih hidup dan segar, menjadi menjadi alasan sebagian warga memilih ikan ini sebagai menu, dibandingkan ikan laut yang biasa sudah tidak segar, karena hasil tangkapan lama, tapi dibekukan menggunakan es batu.
“Kalau Ikan nilai saat dibeli warga masih hidup, makan rasanya segar saat dimasak dan dihidangkan sebagai lauk maupun menu makan bersama keluarga”, kata Muliadi.
Diakui Muliadi, kalau dalam hari biasa nilai penjualan ikan hanya bisa mencapai Rp2-3 juta. Namun, selama Ramadan meningkat dan dua atau satu hari jelang lebaran nanti, nilai penjualan bisa mencapai Rp7 juta.
Sawal, warga Desa Mangkung, Lombok Tengah, mengaku lebih menyukai ikan nila dibandingkan ikan laut, selain masih segar dan rasanya enak, dari sisi harga juga tidak terlalu mahal.
“Selai enak, ikan nila, hanya dengan uang Rp25 ribu sudah bisa membawa ikan nila segar untuk dinikmati bersama keluarga”, katanya.
Sawal, mengaku pada perayaan lebaran, ikan nila juga banyak dibeli warga sebagai menu untuk dihidangkan, baik bersama keluarga maupun dinaikkan ke masjid.
Baca Juga
Lihat juga...