Ini Stategi Titiek Soeharto Menangkan Partai Berkarya

Editor: Mahadeva WS

2.237

YOGYAKARTA – Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) secara resmi telah menyatakan bergabung dengan Partai Berkarya. Putri ke-4 Presiden Soeharto itu didapuk menjadi Ketua Dewan Pertimbangan sekaligus Koordinator Pemenangan Pemilu Partai Berkarya.

Sebagai koordinator pemenangan pemilu, Titiek Soeharto sudah menyiapkan strategi untuk memenangkan partai besutan adik kandungnya, Tommy Soeharto. Ditemui usai menghadiri pembagian sembako di Bantul, Rabu (13/6/2018) sore, Titiek Soeharto mengaku akan berupaya merebut suara pendukung Partai Golkar.

Yang diincar adalah, kalangan pecinta Soeharto dan pendukung Orde Baru. Mereka selama ini memberikan dukungan kepada Partai Golkar. “Berdasarkan survei, kalau tidak salah dari Charta Politica, kenapa pilih Golkar? Itu kan karena dari dulu memang pilih itu. Karena figur Pak Harto. Dan karena figur Ketua Umum atau Golkar itu sendiri,” ujarnya.

Titiek Soeharto bertemu warga masyarakat di Bantul, Rabu (13/6/2018) – Foto Jatmika H Kusmargana

Jumlah pemilik suara pemilih Golkar karena figur Pak Harto, ada sekira 20 persen. Jumlah tersebut belum termasuk pemilik suara tradisional yang memilih Golkar karena melihat keberhasilan saat Orde Baru. “Itu yang kita itu usahkan. Apalagi sekarang kan (jargon Pak Harto dan Orde Baru) sudah tidak dipakai lagi (oleh partai Golkar). Kalau gak mau pakai lagi ya biar dipakai Berkarya aja, ” ujarnya.

Ditanya peluang partai Berkarya mendulang suara di DIY dan Jawa Tengah, yang selama ini dikenal sebagai basis suara Golkar dan PDIP, Titiek Soeharto mengaku yakin akan mampu merebutnya.  “Ya Bismillah. Kita kembalikan saja ke masyarakat. Kita sama-sama berjuang (lewat partai masing-masing),” ujarnya.

Titiek Soeharto, satu bulan ke depan akan fokus untuk memilih Caleg dari Partai Berkarya agar bisa lolos menjadi wakil rakyat. Baik itu di tingkat pusat, propinsi maupun kabupaten kota.

“Satu bulan ini yang krusial, kita harus pilih calek yang bagus supaya bisa lolos. Ada beberapa yang sudah menghubungi saya. Boleh gak ikut pindah. Ya Alhamdulillah kalau bisa, walaupun memang yang berat mereka harus mengundurkan diri. Tapi kalau memang harus dilaksanakan karena panggilan dari hati, kita apresiasi,” paparnya.

Baca Juga
Lihat juga...