Jelang Prepegan, Warga Bakauheni Buat Kulit Ketupat

Editor: Mahadeva WS

218

LAMPUNG – Jelang tradisi prepegan di Idul Fitri 2018/1439 Hijriyah, warga Desa Hatta, Kecamatan Bakauheni mulai membuat kulit ketupat. Pembuatan kulit ketupat dilakukan secara gotong royong.

Seperti yang dilakukan Sumiati (45) dan beberapa tetangganya yang membuat kulit ketupat berbahan daun kelapa muda. Bahan pembuat kulit ketupat sudah disediakan oleh sang suami yang mencari daun kelapa muda di kebun. Ketupat menjadi makanan ciri khas Idul Fitri.

Seperti tahun sebelumnya, 500 lebih kulit ketupat atau sekitar 50 ikat berhasil dibuat selama dua hari. “Kulit ketupat yang dibuat sebagian akan dijual saat prepegan di pasar tradisional Bakauheni karena biasanya banyak warga yang memilih membeli dibanding membuat sendiri,” terang Sumiati, warga Dusun Simpang Sumur Desa Hatta saat ditemui Cendana News, Rabu (13/6/2018).

Kulit ketupat janur siap dijual di pasar tradisional saat prepegan [Foto: Henk Widi]
Kulit ketupat dijual pada H-2 dan H-1 lebaran di pasar tradisional. Kulit ketupat dijual ke pasar dijual dengan harga Rp4.000 untuk satu ikat berisi 10 kulit ketupat. Meski tidak terjual seluruhnya, Sumiati memastikan kulit ketupat masih bisa dipergunakan sebagai bahan untuk membuat ketupat. Hasil penjualan kulit ketupat dan bunga untuk nyekar bisa dipergunakan untuk membeli kebutuhan dapur serta keperluan lain.

Kulit ketupat yang sudah dibuat selain dijual sebagian dipergunakan untuk kebutuhan pembuatan ketupat untuk kebutuhan sendiri. Kulit ketupat yang sudah selesai dibuat selanjutnya diisi dengan beras dan siap direbus dengan mempergunakan tungku. “Kami kerap merebus ketupat dengan tungku berbahan bakar kayu untuk mendapatkan cita rasa yang lebih nikmat,” cetus Sumiati.

Selain membuat kulit ketupat, janur atau daun kelapa muda, juga dibuat lepet. Lepet adalah makanan berbentuk lonjong yang berisi beras ketan. Lepet yang dibuat mempergunakan beras ketan kerap disantap bersama dengan kuah gula. Sementara untuk ketupat beras bisa disantap mempergunakan kuah opor ayam disajikan saat merayakan hari raya Idul Fitri.

Sang anak, Nindi (9) menyebut, setiap tahun membantu sang ibu membuat kulit ketupat berbahan janur. Pembuatan kulit ketupat diajarkan oleh sang ibu dan ditularkannya kepada teman. Selain membuat kulit ketupat dari janur anak-anak juga membuat kulit ketupat hias mempergunakan kertas minyak sebagai aksesoris lebaran.

Baca Juga
Lihat juga...