banner lebaran

Kadis: Koperasi-UMKM Jadi Penggerak Perekonomian di Denpasar

129
Ilustrasi - Pameran UMKM dan produknya. Foto: Dokumentasi CDN

DENPASAR — Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Denpasar, Bali, Made Erwin Suryadarma Sena mengatakan keberadaan koperasi dan UMKM di daerahnya telah menjadi penggerak perekonomian daerah.

“Dengan produktifnya koperasi dan UMKM di daerah akan berimplikasi terhadap tersedianya lapangan pekerjaan baru yang mampu mengikis jumlah pengangguran,” katanya di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan Denpasar sebagai ibu Kota Provinsi Bali tentu mememiliki magnet tersendiri bagi setiap kalangan masyarakat. Sebagai pusat pergerakan sektor ekonomi di Bali, keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah menjadi penting dalam upaya menggerakan roda perekonomian tersebut.

Di Kota Denpasar perkembangan UMKM dapat dikatakan produktif karena terus mengalami peningkatan jumlah selama lima tahun terakhir.

“Berdasarkan data perkembangan jumlah UMKM di Kota Denpasar selama lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Dari tahun 2013 jumlah UMKM di Kota Denpasar sebanyak 11.575 unit, tahun 2014 meningkat menjadi 11.877 unit, tahun 2015 naik menjadi 11.905 unit dan tahun 2016 meningkat drastis menjadi 30.761 unit. Sedangkan pada tahun 2017 jumlah tersebut meningkat menjadi 30.840 unit,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut terdapat tiga klasifikasi UMKM yakni bidang perdagangan; bidang industri pertanian dan nonpertanian; dan aneka jasa.

Meningkatnya perkembangan UMKM selama lima tahun belakangan ini tidak lepas dari perhatian serius serta dukungan Pemkot Denpasar.

Hal tersebut diwujudkan dengan memberikan kemudahan terhadap perizinan, membantu permodalan UMKM melalui kredit usaha rakyat (KUR), melaksanakan pengawasan dan evaluasi yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar, serta Dekranasda Kota Denpasar.

“Pemkot Denpasar selalu memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi UMKM untuk terus berkembang sehingga mampu mendukung pergerakan roda perekonomian di perkotaan,” ucapnya.

Erwin menambahkan salah satu ruang yang penting terhadap perkembangan UMKM adalah kemudahan dalam berpromosi yakni melalui rumah belanja, rumah kemasan, serta festival skala daerah, provinsi, nasional, hingga internasional seperti Denpasar Festival, Sanur Festival, dan Inacraft.

“Diharapkan ke depannya tumbuh UMKM baru dan UMKM yang sudah ada terus berkembang, yang mikro menjadi kecil, yang kecil menjadi menengah, dan yang menengah menjadi besar,” katanya.[ant]

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.