Kapolda Lampung: Puncak Arus Balik Terjadi H+4 Lebaran

Editor: Makmun Hidayat

294

LAMPUNG — Kepala Kepolisian Daerah Lampung, Inspektur Jenderal Polisi Suntana memprediksi puncak arus balik lebaran 2018 (1439 H) akan terjadi pada Selasa malam (19/6) hingga Rabu (20/6) atau hari keempat dan kelima lebaran Idul Fitri.

Prediksi puncak arus balik lebaran tersebut diakuinya memperhitungkan sejumlah pemudik asal Pulau Jawa ke Sumatera yang akan kembali ke Pulau Jawa setelah berlebaran. Liburan yang sudah terjadi sejak H-8 (7/6) membuat sejumlah pemudik mulai balik ke Pulau Jawa untuk persiapan bekerja.

Menurut Irjen Pol Suntana, berdasarkan data yang diperoleh dari rekapitulasi data pemudik asal Jawa ke Sumatera selama lebaran, baru ada sekitar 15 persen pemudik yang kembali ke Pulau Jawa.

Puncak arus balik lebaran Idul Fitri menurut Irjen Pol Suntana akan diantisipasi oleh Polres Lampung Selatan dan Polda Lampung dengan melakukan manajemen rekayasa lalulintas terutama di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni melibatkan Satlantas dan ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni.

Kanalisasi dilakukan dengan membuat jalur khusus kendaraan roda dua ke arah Pelabuhan Bakauheni dan jalur contra flow. Personel polisi disebutnya akan dipersiapkan pada sejumlah pos keamanan dan pos pelayanan di sepanjang jalur mudik.

Manajemen rekayasa lalu lintas sudah diantisipasi dengan menerapkan sistem kanalisasi jalur khusus untuk kendaraan roda dua dan roda empat, personel yang disiagakan di titik rawan macet agar pemudik lancar.

“Kanalisasi untuk kendaraan roda dua yang kita lakukan agar bisa dipahami oleh masyarakat dengan adanya himbauan kamtibmas dan papan penunjuk arah menuju ke pelabuhan Bakauheni,” terang Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana saat dikonfirmasi Cendana News di area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Minggu (17/6/2018)

Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana (tengah) dan Kapolres Lamsel AKBP M. Syarhan – Foto: Henk Widi

Irjen Pol Suntana juga menegaskan jalur Lampung dipastikan untuk pemudik dan masyarakat lokal dipastikan aman.

Berdasarkan perhitungan baru ratusan ribu pemudik sudah kembali ke Pulau Jawa dari total sebanyak lebih dari satu juta pemudik penumpang dalam kendaraan, pejalan kaki melalui pelabuhan Bakauheni. Ratusan pemudik pada angkutan lebaran ini disebutnya masih berpotensi kembali ke Pulau Jawa secara bergelombang dengan libur yang panjang.

Kapolda juga menyebut sudah memantau sejumlah tempat wisata bahari di Lampung diantaranya Pantai Sari Ringgung, Pantai Mutun dengan jumlah pengunjung mencapai 10.000 hingga 15.000 orang wisatawan. Polisi disebut Irjen Pol Suntana berkoordinasi dengan personel Basarnas yang disiagakan dengan peralatan penyelamatan diantaranya rubberboat dan peralatan keselamatan lain.

“Selain di titik wisata, akses jalur wisata yang menjadi pertemuan dengan jalan lintas Sumatera menjadi perhatian kepolisian terutama potensi kemacetan,” terang Irjen Pol Suntana.

Saat di Pelabuhan Bakauheni, Kapolda Lampung langsung melakukan tinjauan ke dermaga dua, dermaga tiga dan area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

Bersama Kapolres Lamsel, AKBP M. Syarhan, Kapolda bahkan meninjau langsung proses bongkar muat kendaraan di dermaga dua Pelabuhan Bakauheni yang mulai terlihat mengalami kenaikan arus kendaraan.

Arus balik melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung yang terlihat mulai ramai juga diimbangi dengan pengetatan pemeriksaan di pintu masuk pelabuhan. Sejumlah anggota Brimob Polda Lampung dan anggota Seaport Interdiction masih disiagakan di pintu masuk.

Pengetatan pengamanan dilakukan di area seaport interdiction untuk menghindari penyelundupan narkotika dan barang barang terlarang.

Lihat juga...

Isi komentar yuk