Kapolda Sulut: Seleksi Penerimaan Polri 2018 Transparan

438

MANADO — Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Polisi Bambang Waskito, mengatakan pelaksanaan seleksi penerimaan anggota Polri Terpadu pada tahun anggaran 2018 dilakukan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

“Pelaksanaan penerimaan anggota Polri di Polda Sulawesi Utara benar-benar menjunjung tinggi prinsip BETAH (bersih, transparan, akuntabel, dan humanis),” kata Kapolda dalam sambutan yang dibacakan Wakapolda Brigjen Pol. Johni Asadoma pada sidang kelulusan tingkat panitia daerah, seleksi penerimaan calon anggota Polri, di Manado, Senin (25/6/2018).

Penahapan seleksi, kata dia, juga selalu diawasi oleh pengawas internal dan pengawas eksternal secara melekat pada tiap pelaksanaan tes.

Pengumuman digelar di Aula Catur Prasetya Mapolda Sulut dalam acara Sidang Kelulusan Sementara yang dipimpin Wakapolda Sulut, Brigjen Pol. Johni Asadoma didampingi Ketua Tim Supervisi SSDM Polri, Brigjen Pol. Jan De Fretes.

Pada kesempatan itu, dia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan para peserta yang telah mendaftar dan mengikuti setiap tahapan tes secara sehat untuk menjadi anggota Polri melalui seleksi Penerimaan Anggota Polri TA 2018.

Penerimaan anggota Polri merupakan bagian dari fungsi penyediaan personel Polri yang dilakukan dengan berbagai tahapan seleksi. Hal ini, lanjut dia, untuk mendapatkan calon anggota Polri yang profesional, modern, dan terpercaya.

Adapun animo peserta taruna Akpol di Polda Sulut pada tahun 2018 sebanyak 86 orang yang terdiri atas 67 pria dan 19 wanita. Setelah melalui rangkaian tahapan tes, yang berhasil lolos hingga tahapan sidang kelulusan sementara sebanyak 10 pria.

Sementara itu, animo peserta bintara PTU sebanyak 1.544 yang terdiri atas 1.312 pria dan 232 wanita, sedangkan bintara khusus sebanyak 10 pria.

Hingga pengumuman sementara di Polda Sulut, bintara PTU tersisa 201 orang terdiri atas 192 pria dan sembilan wanita, sedangkan bintara khusus sebanyak enam orang. Untuk tamtama, animo awal sebanyak 120 orang pria. Setelah melalui tahapan tes, tersisa tujuh orang.

Para peserta itu telah mengikuti seluruh rangkaian tes/seleksi mulai dari pemeriksaan administrasi awal, pemeriksaan kesehatan tahap satu, pemeriksaan psikologi, uji jasmani dan anthropometri, uji akademik, pemeriksaan kesehatan tahap dua, pendalaman PMK sampai dengan pemeriksaan administrasi akhir. (Ant)

Baca Juga