Kapolres Lamsel Jamin Keamanan Pemudik

Editor: Makmun Hidayat

297
Kapolres Lamsel, AKBP M.Syarhan (kanan) dan Wakapolres Lamsel Indra Novrianto – Foto Henk Widi

LAMPUNG — Kapolres Lampung Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi M. Syarhan menjamin keselamatan pemudik pejalan kaki, pengendara kendaraan roda dua dan roda empat asal Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera.

Dia menyebut pengamanan dilakukan sejak pemudik tiba di Pelabuhan Bakauheni dengan pengamanan di ruang kedatangan pejalan kaki. Pengamanan pun diperketat untuk mengantisipasi tindak kriminalitas terhadap pemudik.

Dari pantauan Cendana News, terjadi peningkatan cukup signifikan pemudik asal Pulau Jawa tujuan Sumatera. Syarhan mengimbau kepada pemudik untuk menjaga barang bawaan meski sudah ada pengamanan dari pihak kepolisian karena banyak pemudik memilih menginap di pelabuhan.

Imbauan tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan saat pagi hari sebelum naik bus.

“Selama ini persoalan penumpukan penumpang pagi hari imbas dari banyaknya penumpang menginap di pelabuhan Bakauheni malam hari dan berangkat saat subuh,” terang Kapolres Lamsel, AKBP M. Syarhan saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa dini hari (12/6/2018).

Kapolres Lamsel sempat meninjau tempat istirahat di lantai satu dan lantai dua bahkan sempat berdialog dengan sejumlah pemudik. Sebagian pemudik, diakuinya rata-rata memilih menginap dengan alasan faktor keamanan.

Sebab sebagian pemudik asal berbagai wilayah di Pulau Jawa memiliki beberapa tempat tujuan yang tidak memiliki kendaraan terusan saat malam hari.

Menurut mantan Kapolres Pesawaran tersebut, saat meninjau pemudik yang menginap di Pelabuhan Bakauheni pihaknya menjamin keamanan pemudik dengan pengamanan di sejumlah rest area.

Selain pengamanan pemudik pejalan kaki, pengawalan pengendara roda dua dari wilayah Polres Lampung Selatan ke perbatasan dengan wilayah hukum Polresta Bandarlampung dan wilayah hukum Polres Lampung Timur.

“Kita sudah memastikan keamanan dengan membuat sejumlah pos pengamanan dan patroli pengamanan sejumlah titik termasuk rest area,” tegasnya.

Susana (30), salah satu pemudik pejalan kaki yang menginap di Bakauheni bersama anak dan suaminya, mengaku memilih melanjutkan perjalanan pagi hari setelah tiba di Pelabuhan Bakauheni dengan tujuan Way Sulan.

Tempat tujuan yang jauh dari akses jalan utama sekaligus tidak ada penjemput saat malam hari membuatnya memilih menginap di ruang kedatangan penumpang.

Berdasarkan hasil pantauan Kapolres, Kapal Raputra Jaya 888 asal Merak mengangkut sekitar 560 penumpang pejalan kaki dan ratusan kendaraan campuran. Sesuai data dari pusat rekapitulasi harian angkutan lebaran pelabuhan Merak tercatat sudah sebanyak 8.337 penumpang pejalan kaki turun di pelabuhan Bakauheni pada Selasa (12/6).

Jumlah penumpang dalam kendaraan 46.983, kendaraan roda dua 2.451 unit, bus sebanyak 317 unit, dan truk 412 unit.

Baca Juga
Lihat juga...