banner lebaran

Kapolri Minta Polda Lampung Amankan Jalur Mudik dari Begal

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

177

LAMPUNG — Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal M.Tito Karnavian didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. Kunjungan dalam rangka tinjauan jalur mudik di wilayah Sumatera khususnya Lampung sebagai pintu masuk Jawa dan Sumatera.

Tinjauan Jenderal Tito Karnavian untuk memastikan masyarakat dapat melakukan tradisi mudik dengan aman dan lancar. Peninjauan difokuskan pada kesiapan aparat keamanan, kelancaran lalu lintas, pelayanan kesehatan serta pelayanan lain.

Kapolri bahkan memberi catatan penting terkait keamanan dengan memperbanyak patroli, pasukan Brimob dan bekerjasama dengan TNI dan berkoordinasi hingga ke Babinsa dan mengamankan jalur mudik dari aksa kejahatan.

“Saya juga mendapat laporan adanya pelemparan bus DAMRI perbatasan Lampung dan Sumatera Selatan yang merugikan bagi pengendara, pelakunya dua orang sudah tangkap oleh kepolisian,” terang Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat meninjau Bakauheni, Senin (11/6/2018)

Terkait aksi kejahatan di jalanan dengan sebutan kelompok begal di Lampung Kapolri memastikan jika Kapolres tidak mampu memberantas begal maka harus siap dicopot. Ia menyebut sebelumnya pelaku kejahatan harus diidentifikasi agar jalur yang dianggap rawan bisa diamankan oleh aparat keamanan.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek
Menteri Kesehatan Nila Moeloek mendampingi Kapolri Jenderal M.Tito Karnavian saat mengunjungi pelabuhan Bakauheni [Foto: Henk Widi]
Jenderal Tito Karnavian juga memastikan polisi agar melakukan penangkapan para pelaku begal di wilayah yang berada di jalur mudik. Sebab berdasarkan pantauan sejumlah jalur Jalan Lintas Sumatera dan Jalan Lintas Timur. Pengamanan jalur mudik di Lampung dan Sumatera Selatan juga harus diperhatikan terkait keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera.

“Prediksi pelaku beraksi karena lancarnya arus tol sehingga sejumlah kendaraan dilempari karena tak lagi melintas, aparat kemanan harus menindak pelaku yang iseng melempar kendaraan,” terang Tito Karnavian.

Kapolri menyebut kelompok begal berbeda dengan jaringan jaringan tertutup sehingga dapat diatasi. Kapolri bahkan meminta kepada TNI dan Polri agar bisa mengamankan jalur mudik di Lampung dan Sumatera Selatan.

Sementara itu Menteri Kesehatan, Nila Moelek menyebutkan, upaya memberi kenyamanan pemudik dilakukan dengan mempersiapkan sejumlah fasilitas kesehatan.

Sejumlah fasilitas pos pelayanan kesehatan telah disiagakan berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder terkait. Layanan juga disediakan di bandara, pelabuhan, stasiun dan sejumlah jalur mudik di jalan tol agar pemudik nyaman dan aman.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadi Muljono memastikan Jalan Tol Trans Sumatera saat ini masih digunakan secara operasional. Sementara sejumlah ruas yang sudah digunakan secara fungsional juga harus disiapkan dengan dilengkapi dengan rambu rambu lalu lintas.

Koordinasi dengan Korlantas dan Kementerian Perhuhungan dilakukan untuk dapat digunakan bagi angkutan lebaran.

“Kami akan utamakan beberapa rest area di sepanjang jalan tol untuk dipergunakan bagi usaha kecil menengah yang berada di kabupaten,” terang Basuki Hadi Muljono.

Kunjungan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono dan Dirut Pertamina Elia Massa Manik.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.