Kemenhub Tak Temukan Pelanggaran Tarif di Bandara SAMSS

Editor: Koko Triarko

866
BALIKPAPAN — Kementerian Perhubungan tak menemukan pemberlakuan tarif transportasi udara yang melebihi tarif batas atas di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, saat arus mudik berlangsung.
Hal demikian dipastikan setelah pihak Kemenhub melakukan observasi terkait adanya berita mengenai tarif tiket pesawat kelas ekonomi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dengan harga yang tinggi.
Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan RI, batas bawah untuk tarif maskapai kelas ekonomi sebesar Rp347.000 dan batas atas Rp1.872.700. Bila aturan itu dilanggar, maka maskapai dikenakan sanksi pembekuan rute atau larangan membuka rute baru.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan RI, Sugihardjo (dua dari kanan) saat memberikan keterangan pers. –Foto: Ferry Cahyanti
“Bandara di Balikpapan tidak ditemukan tarif tiket pesawat yang melampaui batas atas, sehingga kami tidak temukan pelanggaran tarif. Kalau pun ada keluhan itu karena harganya tidak seperti hari normal saat low, tapi saat ini masih sesuai dan belum melampaui batas atas,” jelas Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan RI, Sugihardjo, saat memberikan keterangan pers, Rabu (13/6/2018).
Ia menilai, bila ada keluhan terhadap tiket pesawat kemungkinan karena harga yang ada tidak seperti hari biasa atau perbedaan persepsi.
Persepsi yang dimaksud adalah seperti warga atau calon penumpang yang melihat disparitas tarif tiket pada hari biasa, dan momen lebaran yang cukup tinggi. Padahal, saat hari biasa, maskapai memberlakukan tarif batas bawah.
“Biasanya kalau sepi penumpang, maka maskapai menaruh besaran tarif mendekati batas bawah. Kalau saat mendekati hari raya, maka berlaku tarif batas atas,” terangnya, didampingi General Manager AP I Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan, Handy Heryudhitiawan.
Sugihardjo juga menyebutkan, harga tiket yang dirasakan berbeda itu karena pesawat yang ditumpangi melakukan transit sebelum ke kota tujuan, sehingga harganya menjadi dobel atau lebih besar.
“Contohnya, saya mau ke Surabaya dan ternyata kursi pesawat sudah penuh. Biasanya, agen tiket atau pun travel online memberikan pilihan transit. Itu yang menjadikan tarif mahal, karena tiketnya dobel,” tandasnya.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada calon penumpang untuk memperhatikan secara detil sebelum melakukan pembelian tiket pesawat. Karena ketelitian penumpang diperlukan, agar penumpang juga tidak dirugikan.
Selain itu, Sugihardjo mengapresiai posko terpadu dan fasilitas di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, yang sudah terkoordinasi dengan baik. Bahkan, fasilitas yang memadai mendukung kelancaran pelaksanaan arus mudik transportasi udara.
“Mengapresiasi yang tinggi kepada bandara semua unsur, bahkan pada kunjungan pertama ke AP I yang punya AOCC, maka yang terkait jika adanya hambatan dapat terdeteksi dengan baik. Puncak mudik juga terjadi pada H-6 lebaran yang mencapai 26 ribu penumpang untuk datang dan pergi,” imbuh Sugihardjo.
Baca Juga
Lihat juga...