Kemenperin Pimpin Delegasi Indonesia ke Ajang ‘ConnecTechAsia’

295
Ilustrasi kontes - Foto Dok. CDN

JAKARTA — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memimpin delegasi Indonesia dalam ajang pameran teknologi terbesar di Asia, ConnecTechAsia 26-28 Juni 2018 di Marina Bay Sands, Singapura.

Siaran pers yang diterima, Rabu (6/6/2018), menyebutkan ConnecTechAsia merupakan gabungan pameran yakni rutin diselenggarakan CommunicAsia dan BroadcastAsia yang menghadirkan sektor telekomunikasi dan media penyiaran selama hampir 40 tahun.

Namun dalam ajang kali ini ditambah dengan NXTAsia yang merupakan ajang baru yang memperkenalkan beragam teknologi dan inovasi baru di era digital.

ConnecTechAsia merupakan pameran telekomunikasi, media dan teknologi (TMT) yang menghadirkan ekosistem infrastruktur dan inovasi, bisnis dan pemerintahan secara keseluruhan di kawasan Asia yang harus dikembangkan di era konvergensi digital modern.

Tak hanya menjadi ajang pameran, ConnecTech Asia juga menggelar konferensi yang akan dihadiri oleh 200 pimpinan perusahaan. Berbagai topik akan diulas dalam konferensi ini seperti tentang transformasi bisnis digital dengan fokus pada beragam tren terbaru seputar informasi, komunikasi dan teknologi (ICT), penyiaran dan bisnis guna mencapai transformasi digital di masa depan.

Konferensi yang berlangsung selama tiga hari tersebut akan terdiri dari tiga trek: Networkcomms, BroadcastMedia dan EmergingTech.

Indonesia yang diwakili oleh Kementerian Perindustrian RI akan menfasilitasi 15 perusahaan teknologi telekomunikasi, pembayaran digital dan media penyiaran mengikuti ajang pameran ini.

Mereka akan memamerkan beragam inovasi lokal diantaranya, cloud, Internet of Things, dan e-commerce. Indonesia bertekad menjadi negara ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Hadir dalam ajang ini lima pemimpin industri Indonesia yang akan berbagi keahlian diantaranya Sudheer Chawla, Head of VAS & Digital Services, PT. Hutchison 3 Indonesia, akan berada dalam panel diskusi yang membahas tentang bagaimana perusahan komunikasi dapat menjadi titik konvergensi digital di pasar yang didominasi oleh ponsel cerdas.

Kemudian Usman Khan Lodhi, Group Head Digital Strategy & Investments, Indosat Ooredoo akan berpartisipasi di ajang dialog disruptif tentang bagaimana cara terbebas dari kompetisi berbasis konektivitas, di mana perusahaan telekomunikasi berkolaborasi dengan perusahaan rintisan (startup) melalui beragam proyek terbuka untuk bersaing secara langsung dengan para penyedia infrastruktur dan pada akhirnya membawa sebuah perspektif baru dan memungkinkan terciptanya inovasi.

Gregg Marshall, CEO, Fusion Payments, akan mengulas tentang peta jalan (roadmap) metode pembayaran masa depan dan bagaimana cara meraih nilai yang lebih besar dari inklusi keuangan demi terciptanya masa depan ekonomi digital global.

Ario B. Widyatmiko, Chief Content Officer IPTV/OTT, Dens.TV, akan berbagi wawasan tentang beragam model dan strategi bisnis yang berkelanjutan guna mencapai pertumbuhan penyiaran di masa depan.

Mirwan Suwarso, Chief Executive Officer, SuperSoccer TV, akan menjelaskan tentang bagaimana SuperSoccer, agregator olahraga Indonesia, menggunakan solusi perangkat lunak berbentuk layanan/software-as-a-service (SaaS) untuk menyiarkan pertandingan sepak bola secara langsung, termasuk pertandingan liga Italia Serie A, serta konten non-l ConnecTechAsia 2018 ini akan memfasilitasi lebih dari 1.700 perusahaan dari 52 negara dan kawasan yang akan menghadirkan beragam perangkat keras (hardware), inovasi dan layanan seputar sektor telekomunikasi, media dan teknologi.

Sedangkan dalam ajang NTXAsia, para profesional industri akan menyaksikan beragam inovasi dan kepemimpinan dalam pemikiran, seperti Kecerdasan Buatan (AI), Realitas Tertambah dan Realitas Virtual (AR/VR), Keamanan Siber (Cyber Security), IoT, Robotika, Awan (Cloud) dan Data. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...