Kemensos Beri Santunan Korban Bencana Tambang Emas di Lobar

Editor: Koko Triarko

207
Menteri Sosial RI, Idrus Marham–Foto: Turmuzi
LOMBOK BARAT – Sejumlah keluarga korban bencana tambang emas di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, menerima santunan dari Kementerian Sosial RI, berupa bantuan santunan kematian dan beberapa bantuan program sosial lainnya.
Menteri Sosial (Mensos), Idrus Marham, mengatakan, pemberian santunan kematian dan bantuan program sosial merupakan tanggung jawab pemerintah dalam pelaksanaan perlindungan sosial bagi  korban bencana sosial.
“Mensos hadir dalam rangka menggalang kepedulian pemerintah dan pihak terkait, serta menyampaikan  amanat Undang-Undang, dengan harapan bantuan pemerintah tersebut bisa bermanfaat meringankan beban penderitaan, baik kepada korban maupun keluarga korban bencana sosial,” kata Idrus, di Sekotong Lombok Barat, Kamis (21/6/2018).
Dalam kesempatan tersebut, Idrus mengucapkan turut berduka cita atas kejadian bencana yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa meninggal dunia sebanyak tujuh orang dan korban luka enam orang.
Kepada keluarga korban meninggal dunia,  agar diberikan kekuatan dan keiklasan,  kepada  korban luka luka agar cepat diberikan kesembuhan dan berharap supaya kejadian bencana yang terjadi bisa disikapi sebagai musibah dan cobaan dari Tuhan.
“Setelah bantuan pemenuhan kebutuhan dasar diberikan, saya berharap keluarga korban yang ditinggalkan dapat  pelan-pelan membangun kembali kehidupan ke arah yang lebih baik”, katanya.
Menurutnya, Kemensos juga akan terus memantau dan memastikan pelaksanaan program  bantuan sosial bisa berlangsung tepat sasaran, serta memastikan rakyat yang belum tersentuh bantuan, namun telah memenuhi syarat agar segera mendapat bantuan.
Guna mendukung hal tersebut, Kementerian Sosial sedang mengupayakan tindak lanjut program bantuan sosial, agar dapat terintegrasi dengan program-program perlindungan sosial lainnya, seperti PKH, Rastra, BPNT, KIS, KIP, KUBE maupun UEP yang tentunya akan mendukung penghidupan yang layak.
Sebelumnya, Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Lombok Barat, Hartono Ahmad, menyebutkan berdasarkan data BPBD Lombok Barat, tujuh penambang emas yang melakukan aktivitas penambangan di Dusun Soge, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong Lombok Barat, pada Selasa (19/6) meninggal akibat terjadinya longsor di area sekitar tambang dan mengalami sesak nafas akibat menghirup asap pembakaran ban bekas di lokasi tambang.
Sementara, enam orang lain mengalami luka-luka dan telah dibawa pulang ke rumah masing-masing, setelah menjalani perawatan di puskesmas setempat.
Baca Juga
NTB Bantu Pemenuhan Stok Beras NTT dan Bali MATARAM --- Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Nusa Tenggara Barat membantu pemenuhan stok beras Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timu...
Bulog NTB Komitmen Dahulukan Serapan Beras Lokal MATARAM - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Nusa Tenggara Barat, tidak bisa menampung beras impor sebanyak 400.000 ton, yang akan ma...
Hari Pertama Kerja, Gubernur NTB Koordinasi Penang... MATARAM – Hari pertama kerja, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) yang baru, Zulkieflimansyah, langsung memimpin rapat evaluasi penanganan bencana gemp...
Rumah Bantuan Gempa Lombok, Diharap Punya Banyak M... MATARAM – Model rumah bantuan korban gempa Lombok diharapkan tidak hanya satu jenis. Beragamnya model rumah tahan gempa yang dibangun diyakini dapat m...
KPU NTB Coret 7.994 DPT Pemilu 2019 MATARAM --- Sebanyak 7.994 pemilih dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Barat dicoret oleh KPU setempat. Pencoreta...
Tidak Pulang, TKI Bakal Dicoret dari DPT MATARAM – Ribuan pemilih Pemilu 2019 di Nusa Tenggara Barat (NTB), yang berstatus Tenaga Kerja Indonesia (TKI), dan saat ini masih bekerja di luar neg...
Majdi Mendesak Pencairan Dana Bantuan Korban Gempa MATARAM – Pencairan dana bantuan pembangunan rumah korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), diharapkan secepatnya direalisasikan Badan Nasional...