Kesejahteraan Petani Hortikultura di Sulut, Turun

240
Petani sayur, ilustrasi -Dok: CDN
MANADO – Tingkat kesejahteraan petani sayur atau hortikultura di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengalami penurunan di bulan Mei 2018.
“Hal tersebut tercermin dari nilai tukar petani hortikultura (NTPH) pada Mei 2018 yang turun 1,32 persen ke angka indeks 94,78 dibandingkan April 96,03,” kata Kepala Bidang Statistik dan Distribusi BPS Sulut, Marthedy Tenggehi, di Manado, Kamis (14/6/2018).
Dia mengatakan, sementara Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) juga mengalami penurunan 1,07 persen, dari 110,27 April menjadi 109,10 Mei 2018.
Martedhy menjelaskan, NTP adalah perbandingan antara indeks harga yang diterima petani (It) dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib) dan dinyatakan dalam persentase.
NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat daya beli petani, dengan mengukur kemampuan tukar produk yang dihasilkan/dijual petani dibandingkan dengan produk yang dibutuhkan petani, baik untuk proses produksi maupun untuk konsumsi rumah tangga petani.
Secara umum, NTP Sulut pada Mei 2018 naik 0,48 persen, dari nilai 94,41 pada bulan April 2017 menjadi 94,87 di bulan Mei. Naiknya nilai NTP disebabkan oleh membaiknya harga komoditi yang dijual petani.
Nilai NTP selama tahun kalender 2018 mengalami penurunan 0,31 persen, tetapi secara YoY (tahun ke tahun) masih mengalami kenaikan 2,64 persen.
Sedangkan, NTUP pada Mei 2018 naik 0,25 persen dibanding bulan sebelumnya pada April masih 106,72 dan di bulan Mei sudah menjadi 106,98. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...