KH Ma’ruf Amin: Yahya ke Israel, tak Ada Kaitan dengan MUI 

Editor: Koko Triarko

329
Ketua Umum MUI, KH Ma'ruf Amin. -Foto: Sri Sugiarti.
JAKARTA – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma’ruf Amin, menegaskan, komitmen MUI membela Palestina. MUI akan terus memperjuangkan hak-hak Palestina, baik dari segi kemanusiaan maupun dialog diplomasi.
Terkait keberangkatan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Yahya Cholil Staquf ke Israel untuk memberikan kuliah umum atas undangan The Israel Cooncil on Foreign, Ma’ruf menegaskan, tidak ada hubungannya dengan MUI.
“MUI komitmen bela Palestina. Masalah Yahya Cholil Staquf yang berkunjung ke Israel tidak ada kaitannya dengan MUI,” kata Ma’ruf kepada awak media, usai penyampaian tausiah Idul Fitri 1439 Hijriah di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Selasa (12/6/2018).
Karena itu, tambahnya, MUI tidak mendukung langkah-langkah yang dilakukan Yahya. Begitu juga dengan Pimpinan Besar Nahdatul Ulama (PBNU), menurutnya, telah mengeluarkan pernyataan tidak mendukung. Karena kepergian Yahya ke Israel adalah dalam kapasitas pribadi dan tidak ada kerja sama dengan PBNU.
“Tidak ada kaitannya. Jangankan dengan MUI, dengan PBNU saja tidak ada. Tapi, kalau untuk memperoleh penjelasan, silahkan tanya sendiri kepada Yahya kenapa dia melakukan itu?” kata Rais Aam PBNU ini.
Ma’ruf mengatakan, kedatangan khatib Aam PBNU, Yahya Cholil Staquf adalah inisiatif sendiri yang tentunya harus dipertanggungjawabkan. Dalam hal ini pula, kunjungan Yahya itu nanti akan dilihat seberapa jauh mempunyai pengaruh terhadap langkah-langkah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
Apakah itu memperlancar upaya-upaya Kemenlu dalam rangka mengupayakan perdamaian, dengan tetap menjaga agar Palestina menjadi negara merdeka yang berdaulat atau justru menganggu.
“Nanti akan dilihat, tapi sebenarnya diplomasi yang MUI ingingkan tetap melalui Kemenlu secara resmi,” tandasnya.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.