KPK Periksa 7 Mantan Anggota DPRD Malang

Editor: Mahadeva WS

295

JAKARTA – Tujuh oknum mantan Anggota DPRD Kota Malang, Jawa Timur Kamis (21/6/2018) kembali diperiksa penyidik KPK. Mantan anggota DPRD Malang tersebut mendatangi Gedung KPK dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye.

Mereka diperiksa secara bersamaan oleh penyidik KPK untuk melengkapi berkas perkara. Pantauan Cendana News, pemeriksaan dilakukan selama beberapa jam di Gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan. Setelah selesai menjalani pemeriksaan, mereka langsung dimasukkan ke dalam mobil tahanan milik KPK dan dikembalikan ke Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK di Jakarta.

Ketujuh mantan oknum Anggota DPRD Kota Malang dalam kasus penerimaan suap atau gratifikasi tersebut adalah, Sulik Lestyowati, Imam Fauzi, Tri Yudiani, H.M. Zainuddin, Bambang Sumarto, Imam Fauzi dan Syaiful Rusdi.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat jumpa pers di Gedung KPK Jakarta – Foto Eko Sulestyono

“Sejumlah mantan Anggota DPRD Kota Malang hari ini kembali diperiksa penyidik KPK dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus korupsi yaitu menerima suap atau gratifikasi,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (21/6/2018).

Mereka diduga terlibat dalam suap pembahasan RAPBD 2015 Kota Malang. Dalam kasus tersebut, penyidik KPK telah menetapkan 18 orang tersangka. Salah satu tersangkanya adalah Wali Kota Malang non aktif Mochamnad Anton. Walikota Malang diduga telah menyuap Anggota DPRD Kota Malang dalan pembahasasn RAPBD 2015 Kota Malang.

Masing-masing oknum mantan anggota diduga telah menerima suap hingga puluhan juta rupiah. KPK meyakini, tujuan pemberian suap agar anggota dewan menyetujui atau mengesahkan pembahasan RAPBD 2015 Kota Malang. Selain itu KPK juga menduga bahwa masih ada commitment fee yang dijanjikan Mochamad Anton kepada sejumlah oknum anggota dewan tersebut.

Tersangka lain yang telah ditetapkan oleh KPK diantaranta, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Pengawasan Bangunan (PUPB) Kota Malang Djarot Edy Sulistyono dan mantan Ketua DPRD Kota Malang Mochammad Arief Wicaksono.

Baca Juga
Lihat juga...