KPUD Balikpapan: Formulir C1 tak Boleh Dicorat-coret

Editor: Koko Triarko

185
BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Balikpapan, meminta kepada peserta pleno untuk mencermati dan melihat dengan teliti, saat rekapitulasi hasil pemungutan suara dilaksanakan di Paniti Pemungutan Kecamata (PPK).
Dalam rapat pleno di tingkat kecamatan, PPS membacakan isi dari formulir C dan C1 atau hasil suara yang direkap Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dari masing-masing TPS per Kelurahan.
Ketua KPUD Balikpapan, Noor Thoha -Foto: Ferry Cahyanti
“Kemudian nanti hasil diinput PPK ke dalam formulir DAA, yakni hasil rekapan seluruh TPS dalam satu kelurahan,” jelas Ketua KPUD Balikpapan, Noor Thoha saat hadir dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara di Kecamatan Balikpapan Utara, Jumat (29/6/2018).
Dalam pleno, pihaknya juga menyampaikan agar peserta pleno benar-benar cermat dan teliti ketika merekapitulasi. Sehingga bila terjadi perbedaan penulisan pada formulir C1, maka proses perbaikannya menggunakan formulir DAA.
“Dalam rapat pleno dan setiap tahapan sosialisasi, kami ingatkan ke PPK dan PPS, bahwa formulir C1 itu original, tidak boleh dicoret-coret. Kalau terjadi kesalahan atau perbedaan antara data TPS, saksi paslon dan panitia pengawas, maka diperbaiki ke formulir DA2 untuk kejadian khusus,” tegasnya.
Untuk itu, dengan tahapan yang sudah disosialisasikan tersebut, Thoha mengaku optimis tidak akan terjadi kekeliruan dalam perolehan suara. Namun, peserta rapat pleno harus memperhatikan Daftar Pemilih Tetap dan Daftar Pemilih Tambahan atau DPT – DPTb.
“Saksi paslon dan Panwas pasti mengikuti dan mereka juga pegang data per TPS. Sehingga jika terjadi kekeliruan, maka dilakukan koreksi bersama,” tandas Thoha.
Noor Thoha menyebutkan, setelah selesai pada pleno di tingkat kecamatan, maka hasilnya diserahkan ke KPU Balikpapan untuk kembali diplenokan pada 4 Juli, mendatang.
“Insyaallah, kalau di PPK clear, tidak ada masalah, maka pleno KPU juga tak akan terjadi masalah. Kan tinggal membacakan saja,” ujarnya.
Berdasarkan jadwal sejak 28 Juni hingga 3 April, merupakan tahapan pleno di tingkat PPK dalam tahapan Pilkada Kaltim. “Di Balikpapan sudah disepakati, bahwa pleno PPK dilaksanakan pada hari Jumat  (29/6), dan logistik untuk rapat, yaitu kotak surat suara dan beragam formulir sudah berada di lokasi yang dipilih PPK,” tutup Thoha.
Baca Juga
Lihat juga...