Lampu Lalin Terganggu, Personil Gabungan Dikerahkan Menangani

Editor: Satmoko

175

LAMPUNG – Terganggunya sistem lampu lalulintas (lalin) di exit tol Bakauheni Utara paket I Bakauheni ruas Bakauheni-Terbanggibesar mengakibatkan arus kendaraan mengalami kemacetan pada jam sibuk.

Kepala pos pengamanan lebaran pintu tol Bakauheni Utara, Inspektur Polisi Dua Ilham Effendi menyebut, terganggunya trafic light di exit tol terjadi sejak pagi. Imbasnya kendaraan keluar dari gerbang Bakauheni Utara terus mengalir akibat lampu hijau dan lampu merah terus menyala.

Persimpangan exit tol Bakauheni Utara merupakan pertemuan antara Jalan Lintas Sumatera arah Bakauheni dan Jalan Lintas Sumatera arah Bandarlampung. Pada jam sibuk terutama pagi hari dan sore hari, selama angkutan lebaran terjadi kepadatan arus lalu lintas oleh kendaraan berbagai jenis.

Memasuki hari kelima jelang lebaran Idul Fitri sistem lampu lalu lintas mengalami masalah, imbasnya persimpangan tersebut semrawut akibat kendaraan saling mendahului.

Ipda Ilham, Kepala Pos Pengamanan Polres Lampung Selatan di pintu tol Hatta [Foto: Henk Widi]
“Pengendara dari tiga arah berlawanan sempat kebingungan karena meski ada traffic light namun sempat terjadi error berimbas kemacetan saat bongkaran kapal dan keluarnya kendaraan dari gerbang tol utara,” terang Inspektur Dua Ilham Efendi selaku kepala pos pengamanan lebaran pintu tol Hatta saat dikonfirmasi Cendana News, Minggu (10/6/2018).

Ipda Ilham Efendi menyebut, pengendara terganggu akibat kerusakan pada traffic light tersebut. Sebab imbasnya sejumlah pengendara dari tiga arah bingung apakah akan tetap maju atau berhenti saat lampu hijau dan merah terkadang menyala bersamaan.

Bahkan kendaraan dari semua arah dari semua arah saling mendahului. Personil gabungan dari unit patroli ruas tol Bakauheni-Terbanggibesar, anggota Polres Lamsel dan Dinas Perhubungan Lampung Selatan, TNI diterjunkan melakukan pengaturan lalu lintas.

Personil diakui Ipda Ilham Efendi ditugaskan mengatur lalu lintas saat terjadi kepadatan arus lalu lintas. Selain pengaturan lalu lintas, posko pengamanan lebaran pintu tol utara juga dilengkapi dengan fasilitas pos kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan. Pos pelayanan kesehatan tersebut disiagakan petugas dari Puskesmas di Lamsel secara bergantian.

Total pos pengamanan Polres Lamsel selama operasi angkutan lebaran ketupat krakatau 2018 berjumlah sebanyak 14 pos pengamanan dan 2 tambahan di exit tol Bakauheni Utara dan exit tol desa Sukamarga kecamatan Sidomulyo.

Petugas tol ruas Bakter ikut dikerahkan atasi kemacetan di exit tol Bakauheni Utara [Foto: Henk Widi]
Selain ditempatkan personil gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Lamsel, beberapa fasilitas juga disediakan. Fasilitas tersebut di antaranya mobil patroli, mobil derek, ambulan, reparasi kendaraan untuk melayani pemudik.

Rahmat, anggota Dinas Perhubungan Kabupaten Lamsel menyebut, kerusakan traffic light akan segera diperbaiki. Kerusakan tersebut sementara diantisipasi dengan pengaturan manual sejumlah petugas menghindari kendaraan saling berebut di pertigaan exit tol Bakauheni Utara.

Selama kerusakan lampu lalu lintas tersebut arus kendaraan pada H-5 lebaran yang padat terurai dengan adanya petugas gabungan.

Pos pengamanan Lebaran Pintu Tol Hatta kecamatan Bakauheni Lampung Selatan [Foto: Henk Widi]
Hanung Hanindito, Kepala Cabang PT. Hutama Karya Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakter, saat dikonfirmasi menyebut, JTTS dipastikan dioperasikan dengan menggunakan E-toll card dan belum berbayar.

Hal tersebut diakuinya menepis informasi yang beredar di media sosial bahwa pengendara kendaraan sudah membayar di JTTS ruas Bakter.

 

Baca Juga
Lihat juga...