Lapas Kelas I Madiun Ajukan Remisi Idul Fitri Bagi 461 Napi

257
Ilustrasi -Dok: CDN
MADIUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun, Jawa Timur mengajukan remisi atau pengurangan masa tahanan khusus dalam rangka Idul Fitri 1439 Hijriah bagi 461 narapidana muslim yang menjadi warga binaannya.
“Remisi diajukan dan diberikan, karena narapidana yang bersangkutan sudah memenuhi persyaratan untuk menerimanya sesuai peraturan negara,” ujar Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun, Suharman, di Madiun, Rabu (13/6/2018).
Menurut dia, dari total 461 napi yang diusulkan mendapat remisi itu, 85 di antaranya merupakan napi terkait PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang kriminalitas khusus. Sedangkan 376 napi lainnya merupakan kasus kriminalitas umum.
Dia merincikan, dari 85 napi yang terkena kriminalitas khusus, 80 orang di antaranya mendapat remisi khusus (RK) 1 dari kasus narkotika, empat orang lainnya mendapat RK 1 dari kasus illegal logging, dan satu orang lainnya mendapat RK 1 dari kasus korupsi.
Sedangkan, dari 376 napi kasus kriminalitas umum yang diajukan, 372 napi mendapat RK 1, sedangkan empat napi lainnya mendapat RK II atau langsung bebas saat Idul Fitri mendatang.
Suharman menjelaskan, remisi yang diajukan tersebut tidak termasuk untuk lima napi kasus terorisme yang ada di lapas setempat.
Sesuai aturan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, agar seorang napi mendapat remisi, di antaranya adalah berkelakuan baik selama menjalani tahanan di lapas, melaksanakan semua materi pembinaan yang telah diprogramkan oleh lapas, serta telah menjalani sekurang-kurangnya enam bulan masa tahanan.
Ada pun, pengurangan masa tahanan tersebut bervariasi, mulai dari 15 hari, satu bulan, dan bahkan dua bulan.
Remisi yang didapatkan napi tersebut akan diserahkan bertepatan dengan Idul Fitri 1439 Hijriah, Jumat (15/6). (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...