Lebaran dan Tradisi Ziarah Kubur Masyarakat Lombok

Editor: Satmoko Budi Santoso

272

MATARAM – Selain silaturahmi dan saling mengunjungi dengan sesama keluarga, salah satu tradisi yang masih melekat kuat pada masyarakat, terutama masyarakat muslim Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, usai perayaan Lebaran dilaksanakan adalah ziarah kuburan.

Ziarah kuburan biasa dilakukan masyarakat sebelum maupun sesudah perayaan Lebaran. Ziarah kuburan sebelum perayaan salat hari raya Idul Fitri biasanya dilakukan warga usai salat Subuh.

Ziarah tersebut dengan mendatangi pekuburan orang tua atau keluarga yang telah meninggal, membaca surat yasin, berzikir dan berdoa hingga membersihkan kuburan dari sampah serta semak belukar yang menutupi.

“Ziarah kubur, berzikir dan membaca doa di atas kuburan orang tua atau keluarga yang telah meninggal biasa dilakukan warga, sebelum maupun sesudah pelaksanaan salat hari raya Idul Fitri,” kata Mulianah, warga Desa Gerunung, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (16/6/2018).

Menurutnya, ziarah kubur usai perayaan Lebaran sudah pasti dilakukan, selain dihajatkan untuk mendoakan keluarga yang telah meninggal, juga sebagai pengingat bagi yang masih hidup bahwa pada saatnya akan mati.

Suasana ziarah di pemakaman. Foto Turmuzi

Safrudin, warga lain mengatakan, selain ziarah kubur keluarga, ziarah juga banyak dilakukan warga ke pemakaman ulama besar dengan menggelar acara zikir dan doa bersama di areal pemakaman, seraya memanjatkan doa untuk mendapatkan keberkahan dan keselamatan.

Menurutnya, berdoa di areal pemakaman ulama besar, apalagi ulama yang maqamnya sudah wali, dinilai akan lebih cepat diijabah atau dikabulkan oleh Allah SWT.

“Kalau berziarah ke makam ulama besar, biasa ramai oleh masyarakat dari berbagai kabupaten/kota setiap hari hingga satu minggu ke depan,” katanya.

Dikatakannya pula, beberapa makam yang dinilai keramat sebagai pemakaman ulama besar dan banyak menjadi tujuan masyarakat melakukan ziarah usai Lebaran antara lain Makam Nyatuk, Makam Ketak Lombok Tengah, Makam Loang Baloq, Makam Batu Layar dan beberapa makam lainnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.