Lebaran, Extra Flight di Ngurah Rai Diperkirakan Naik 96 Persen

Editor: Mahadeva WS

223

BADUNG – Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali mendirikan Posko Angkutan Udara Lebaran 2018. Posko disiapkan untuk membantu kelancaran serta mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang terjadi menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi.-Foto: Sultan Anshori

Posko dibangun di Public Area Kedatangan Domestik dan Rabu (6/6/2018) diresmikan operasionalnya oleh General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Yanus Suprayogi. Posko Angkutan Udara Lebaran 2018 akan berlangsung antara 7-24 Juni 2018 dan beroperasi selama 24 jam.

“Posko ini digunakan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan penumpang menjelang libur panjang Hari Raya Lebaran 1439 H. Posko Angkutan Udara Lebaran ini melibatkan komunitas bandara yakni Otoritas Bandara Wilayah IV, TNI AU, Polda Bali, Kepolisian Kawasan Udara Ngurah Rai, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Basarnas, Airline dan Ground Handling, dengan total sumber daya manusia yang terlibat 1.456 personel,” ucap Yanus usai peresmian posko lebaran.

Yanus menyebut, pelayanan dan keamanan di bandara terus ditingkatkan menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 2018. Pada lebaran tahun ini, diperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang pada 19 Juni 2018 sebesar 7%, dan lonjakan jumlah pesawat sebesar 3%. Hal itu dibandingkan dengan periode yang sama di 2017.

“Saya mewakili manajemen memohon bantuan kepada instansi terkait untuk dapat  membantu kelancaran pelaksanaan posko terutama terkait pengamanan yang harus diperketat pasca teror bom yang terjadi di Surabaya pada bulan lalu, saat ini kami dibantu pengamanan tambahan lima orang personil Sabhara Polresta Denpasar 10 orang personil  Brimob Polda Bali,” tambah Yanus.

Dengan kondisi tersebut, diimbau para pengguna jasa bandara tetap waspada dan melaporkan hal–hal yang mencurigakan kepada petugas Aviation Security (Avsec). Partisipasi pengguna jasa bandara terkait kelancaran dan kenyamanan selama di bandara sangat penting.

Untuk mudik lebaran tahun ini, pihak Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai menerima pengajuan 724 slot penerbangan ekstra dari beberapa maskapai. Pengajuan tersebut perlu mendapatkan Flight Approval dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Jumlah tersebut meningkat 96% jika dibanding dengan penerbangan ekstra pada lebaran 2017. Ada 369 penerbangan ekstra yang diajukan oleh delapan maskapai diantaranya Citilink, Sriwijaya Air, Nam Air, Indonesia Air Asia, Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, dan Wings Air.

Baca Juga
Kemenpora Berdayakan 200 Kader Antinarkoba Bali JAKARTA --- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberdayakan 200 pemuda sebagai kader antinarkoba pada lima kabupaten di Provinsi Bali. "K...
Deklarasi Damai Pilpres 2019, Petakan Potensi Kera... DENPASAR - Deklarasi damai dalam rangka Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada tahun 2019 mendatang, digelar di Bali. ...
Perluasan Bandara Igusti Ngurah Rai Selesai BADUNG – Proyek pengembangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terus dikebut. Salah satu target utamanya adalah untuk mendukung perhelatan IMF ...
Gianyar Terima Bantuan Sosial 2018 Rp44,9 Miliar GIANYAR – Walau Kabupaten Gianyar, Bali, bukan daerah kantong kemiskinan, pemerintah tetap menggelontorkan Bantuan Sosial (Bansos) ke daerah tersebut....
Dilema Perda Kawasan Tanpa Rokok DENPASAR - Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Bali No.10/2011 harus direvisi karena memuat beberapa aturan yang kontradiktif dengan peraturan yang berlak...
Pemilu 2019, KPU Bali Tetapkan 3.028.249 Pemilih DENPASAR  - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) untuk Pemilu 2019 di daerah ini sebanyak 3.028...
Bali Harus Memiliki Listrik Mandiri DENPASAR - Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengatakan, ekonomi dan pembangunan di Bali yang terus bertumbuh diharapkan dapat didukung oleh seluruh stak...