Lebaran, Jasa Cuci Kendaraan Raih Berkah Berlipat

Editor: Mahadeva WS

272

LAMPUNG – Jelang lebaran, sejumlah pemilik usaha jasa cuci kendaraan roda dua di Kecamatan Penegahan Lampung Selatan banjir permintaan. Pemilik usaha harus mengerahkan pekerja dadakan karena karyawan sudah libur.

Eko (30) pemilik tempat cucian kendaraan mobil dan motor menyebut, membeludaknya permintaan jasa cuci kendaraan karena sejumlah usaha sejenis sudah tutup pada H-2 lebaran. Dan Eko harus melayani 50 hingga 100 kendaraan perhari sejak H-3 lebaran. Jumlah tersebut tidak pernah dicapainya saat hari biasa karena pilihan penyedia jasa cuci kendaraan jumlahnya cukup banyak.

“Tiga hari menjelang lebaran masih ada yang buka. Tapi H-2 dan H-1 hanya dua tempat cuci kendaraan beroperasi. Mau ditutup pelanggan sudah antri terpaksa kita buka sampai sore,” ujar Eko saat ditemui Cendana News, Kamis (14/6/2018) sore.

Pada kondisi biasa, dibantu tiga karyawan Eko maksimal sehari hanya mencuci 40 kendaraan. Permintaan yang meningkat membuat dirinya mematok jasa lebih tinggi dibandingkan hari biasa sebagai pengganti lemburan bagi karyawan.

Di hari biasa, khusus untuk cuci kendaraan roda dua tarifnya Rp8.000. Namun menjelang hari raya Idul Fitri, tarif dinaikan menjadi Rp12.000. Pada hari biasa Eko bisa mendapatkan penghasilan Rp500ribu. Sementara menjelang Idul Fitri kali ini bisa memperoleh uang Rp1,5juta. “Rata rata bahkan ikhlas memberikan upah di atas tarif yang kami tetapkan meski sudah dinaikkan. Sebagian sengaja memberi tips karena kerja lembur kami,” terang Eko.

Pemilik usaha cuci kendaraan khusus motor lain, Marbun (35) terpaksa memberlakukan sistem antrian untuk melayani pelanggan. Sistem antrian dilakukan karena dari 10 pemilik jasa cuci kendaraan di tepi Jalan Lintas Sumatera, hanya Dirinya yang masih buka. Marbun harus mengerahkan kerabat yang bisa mencuci kendaraan untuk mempercepat pelayanan.

Marbun melayani cuci kendaraand engan hidrolis dan alat khusus semprot untuk memercepat pelayanan. Sejak tiga hari sebelum lebaran, Marbun bisa mencuci 300 lebih kendaraan roda dua. Beberapa tempat usaha cuci kendaraan lain yang sebagian tutup karena mudik membuat dirinya menerima berkah. “Kalau hari biasa kami justru kekurangan konsumen karena banyaknya usaha cuci kendaraan, tapi sekarang justru kekurangan karyawan,” terang Marbun.

Marbun menerapkan tarif cuci kendaraan roda dua Rp10.000 permotor. Namun jelang Idul Fitri, sejumlah pemilik kendaraan memberikan uang lebih sebagai uang THR dan sebagai tanda terima kasih karena membersihkan kendaraan yang dimiliki.

Salah satu pemilik kendaraan Sarmin (25) mengaku, mencari sejumlah usaha jasa cuci kendaraan. Namun hanya menemukan dua yang buka di wilayah Kecamatan Penengahan. Laki laki yang mudik dari Jakarta tersebut ikhlas memberi tips untuk jasa cuci motor miliknya yang seharusnya hanya Rp10.000 dengan membayar Rp20.000.

Baca Juga
Lihat juga...