Lotek, Rujak Kangkung Khas Tegal, Tetap Digemari

Editor: Satmoko Budi Santoso

642

TEGAL – Indonesia memang begitu beragam, baik budaya, bahasa hingga kulinernya. Bahkan kuliner rujak juga banyak ragamnya. Setiap daerah terdapat rujak dengan ciri khas masing-masing.

Seperti di antaranya lotek, rujak kangkung khas Tegal, yang begitu khas dengan rasa dan kelezatannya. Karena kekhasan itulah lotek masih tetap digemari sampai sekarang.

“Lotek memang khas dengan rasa dan kelezatannya,“ kata Bu Astuti, penjual lotek, kepada Cendana News, di Desa Kepunduhan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Sabtu (23/6/2018).

Bu Astuti membeberkan kekhasan lotek dibanding rujak di daerah lainnya, terutama pada bumbunya.

Bu Astuti sedang membuat lotek, rujak kangkung khas Tegal (Foto Akhmad Sekhu)

“Bumbunya kacang, cabai merah, cabai rawit, gula merah, asem, garam dan terasi,“ bebernya.

Bumbu lotek tidak banyak, tapi bagi Bu Astuti, justru dari kesederhanaan itulah lotek punya ciri khas tersendiri, terutama pada terasinya.

“Terasi termasuk bumbu yang sangat penting. Memang aromanya tajam, tapi mampu melezatkan lotek,“ imbuhnya.

Bu Astuti menyampaikan sayuran dalam lotek ini juga terbilang sederhana.

“Kangkung, kacang panjang, pare, teronggong, yang kesemuanya direbus,“ paparnya.

Menurut Bu Astuti, cara membuat lotek sangatlah mudah. Pertama, ulek semua bumbu di pengulekan. Kemudian, setelah semua bumbu diulek sampai halus, dicampur dengan air, barulah sayuran dimasukkan.

Bumbu lotek, rujak kangkung khas Tegal (Foto Akhmad Sekhu)

“Loteknya dijamin enak dan lezat,“ tegasnya.

Lotek, kata Bu Astuti, dari zaman dulu saat dirinya masih kecil hingga sekarang ia berjualan lotek, masih tetap digemari.

“Apalagi saat Lebaran musimnya orang mudik, lotek salah satu makanan yang paling dicari,“ tandasnya.

Baca Juga
Lihat juga...