Maskapai Hentikan Distribusi Logistik Pilkada Papua 2018

230
Ilustrasi -Dok: CDN
WAMENA – Pihak Bandar Udara Wamena di Jayawijaya, Provinsi Papua, memastikan beberapa maskapai yang dicarter untuk pendistribusian logistik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua 2018, menghentikan sementara pendistribusian usai penembakan pesawat Trigana, Senin (25/6/2018).
Pelaksana Harian Kepala Bandara Wamena, Fredy Hallatu, mengatakan informasi penghentian penerbangan angkutan logistik pemilu itu diterima dari Semuwa Dirgantara.
“Tadi kami minta informasi dari teman-teman dari Semuwa Dirgantara, untuk sementara mereka tidak terbang dalam rangka untuk membawa logistik ke beberapa titik. Benar-benar kalau mereka mendapat jaminan keamanan dahulu baru bisa terbang,” katanya.
Ada beberapa titik yang pendistribusian logistik pilgub menggunakan pesawat, namun pihak bandara belum menerima kepastian jumlah titik seluruhnya.
Pada Senin, pukul 09:41 WIT, pesawat Twin Oter milik Trigana Air yang membawa personel keamanan pilkada dari Kabupaten Jayawijaya ke Kabupaten Nduga, ditembak anggota kelompok bersenjata setelah pesawat itu mendarat di Bandara Kenyam.
“Pada saat mendarat, pesawat dalam kondisi aman, mulus, kemudian pada saat pesawat membelok parkir di apron, itu dibrondong dengan tembakan,” katanya.
Akibat penembakan tersebut, proyektil masuk hingga tembus bodi pesawat dan melukai pilot bernama Ahmad Abdila Kamil, yang sementara menjalani perawatan medis di Kaneyam, Kabupaten Nduga.
“Kondisinya sudah baik, bisa ngomong, tetapi untuk sementara pesawat yang ada di Kenyam tidak bisa kembali ke Wamena,” katanya.
Pada Jumat, (22/6) terjadi juga penembakan pesawat Dimonim di Bandara Nduga dan seorang pilot mengalami luka di bagian kaki karena terkena serpihan peluru.
Pascapenembakan itu, Bupati Nduga, kepolisian dan TNI sempat mengeluarkan surat jaminan keamanan bagi penerbangan, tetapi jaminan itu tidak terwujud karena terjadi lagi penembakan.
“Karena ada jaminan itu (setelah penembakan pada Jumat lalu) makanya Trigana Air terbang, tetapi pada hari ini terkena tembakan lagi,” katanya. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.