banner lebaran

Minat Masyarakat Sulut Gunakan Transportasi Laut, Meningkat

294
Ilustrasi -Dok: CDN
MANADO – Minat masyarakat di provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggunakan transportasi laut pada April 2018, meningkat.
“Jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan laut di Sulut selama April 2018 sebanyak 88.007 orang, naik 16,78 persen dibanding Maret,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Moh Edy Mahmud, di Manado, Kamis (14/6/2018).
Peningkatan penumpang tersebut, katanya, juga didukung jumlah kunjungan kapal laut di 12 pelabuhan laut yang ada di Sulut, yakni Pelabuhan Labuhan Uki, Tahuna, Lirung, Likupang, Ulu-Siau, Pehe-Siau, Tagulandang, Biaro, Belang/Amurang, Kotabunan, Pelabuhan Manado, dan Pelabuhan Bitung pada April 2018, yang tercatat 1.427 unit kapal.
“Sebesar 98,88 persen di antaranya merupakan kapal untuk pelayaran dalam negeri, dan 1,12 persen untuk pelayaran luar negeri”, katanya.
Untuk pelayaran domestik, jumlah kunjungan kapal pada April 2018 naik 26,21 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dibandingkan April 2017, naik 33,49 persen.
Untuk penumpang yang datang tercatat sebanyak 50,86 persen sebanyak 44.757 orang atau turun 7,34 persen dibanding bulan sebelumnya.
Sementara jumlah barang yang dibongkar pada April 2018 di Sulawesi Utara sebanyak 169,79 ribu ton, bila dibandingkan Maret 2018. Jumlah barang yang dibongkar naik 67,69 persen dan dibandingkan bulan yang sama pada 2017, mengalami kenaikan sebesar 3,65 persen.
Hal ini dikarenakan meningkatnya jumlah bongkar di beberapa pelabuhan, karena adanya aktivitas bongkar untuk komoditas batu bara dan pasir silika dalam jumlah besar.
Barang yang dimuat pada April 2018 sebanyak 122,30 ribu ton, 75,67 persen di antaranya merupakan komoditas yang diangkut untuk pelayaran luar negeri, sedangkan 24,33 persen adalah untuk pelayaran luar negeri.
Dan, katanya, barang yang dimuat pada bulan ini mengalami kenaikan 29,51 persen dibandingkan bulan sebelumnya, jika dibandingkan bulan yang sama tahun 2017, mengalami kenaikan sebesar 73,51 persen.
“Kenaikan ini disebabkan adanya peningkatan jumlah barang yang dimuat untuk pelayaran luar negeri,” jelasnya. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.