Mudik, PMI DIY Dirikan Posko di Tiap Kabupaten Kota

249

BANTUL – Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY) mendirikan posko Lebaran di setiap kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Kegiatan tersebut dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri.

“Kami mencoba di setiap kabupaten kota di DIY ada posko sendiri dan posko bersama. Pendirian di titik-titik rawan baik kemacetan maupun kecelekaan lalu lintas,” kata Ketua PMI DIY GBPH Prabukusumo usai mengecek kesiapan Pos Pelayanan Terpadu Gabusan, Kabupaten Bantul, Selasa (12/6/2018).

Posko-posko PMI yang didirikan di tiap kabupaten dan kota, bergabung atau berdampingan dengan Pos Pengamanan Lebaran. Setiap posko dilengkapi petugas serta kelengkapan yang mendukung kesiapsiagaan.

“Jadi kesiapan kami di PMI juga termasuk dengan kesehatan. Harapan kami mudah-mudahan masyarakat pengguna jalan berhati-hati, kami sudah pasang spanduk dan rambu imbauan agar masyarakat bisa proteksi diri,” katanya.

Di posko PMI juga disediakan tempat untuk para pemudik atau pengguna jalan yang membutuhkan istirahat. Fasilitas bisa digunakan jika mengalami kelelahan di perjalanan. Harapannya dapat dimanfaatkan agar bisa mengurangi dampak risiko yang ditimbulkan.

“Perhatikan betul kecepatan dalam mengemudi, kalau kecapekan harus istirahat, sehingga mudah-mudahan dapat mengurangi permasalahan khususnya kecelakaan atau kejadian yang tidak diinginkan di jalanan,” katanya.

Kerabat Keraton Yogyakarta tersebut mengatakan, dalam rangka menghadapi arus mudik dan libur Lebaran 2018, PMI DIY menerjunkan 200 relawan. Mereka ditempatkan secara tersebar di seluruh empat kabupaten dan satu kota. Penempatan di koordinir oleh PMI kabupaten dan kota.

“Posko-posko PMI tidak hanya posko Lebaran, tapi posko siaga bencana erupsi Merapi juga kita siapkan. Setengah bulan lalu kita kunjungi posko Merapi, jadi saya minta khusus relawan di lereng Gunung Merapi siaga bencana,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.