Mudik, Rute Palembang-Kaliagung Layak Dilalui

339
Ilustrasi - Dok CDN

PALEMBANG – Jalan rute perbatasan Kota Palembang-Kayuagung, Sumatera Selatan, sejauh 49,5 kilometer terpantau layak untuk dilalui kendaraan mudik Lebaran 2018.

Jalan sudah berfungsi dengan baik mulai dari perbatasan Kota Palembang yakni Terminal Karya Jaya hingga perbatasan Kayuagung di Kecamatan Simpang Cilika, Ogan Komering Ilir.

Pejabat Pembuat Komitmen XII Balai Besar Pengelolaan Jalan Nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Iwan Fiqri di Palembang, Sabtu, mengatakan, perbaikan jalan ini telah dilakukan sejak Februari berupa tambal sulam di sejumlah titik-titik yang mengalami kerusakan parah sehingga saat ini sudah bisa mendukung kelancaran lalu lintas mudik Lebaran 2018.

“Bisa dikatakan kondisi jalan sudah 90 persen. Lubang-lubang besar dipastikan sudah tidak ada lagi, begitu juga yang kecil,” kata Iwan memberikan penjelasan di sela-sela pemantauan jalan bersama sejumlah awak media.

Iwan mengatakan perbaikan ini jalan menggunakan dana transisi APBN senilai Rp1 miliar. Pekerjaan ini akan terus dilanjutkan hingga akhir Juli atau hingga penandatanganan kontrak pemerintah dengan pihak kontraktor.

Menurut Iwan, selama masa mudik Lebaran ini akan disiagakan tim untuk mengantisipasi kerusakan jalan seperti lubang kecil.

“Setelah penandatanganan kontrak, kami nanti diajukan penambahan dana karena sebenarnya untuk memperbaiki jalan tambal sulam dari perbatasan Palembang hingga Kayuagung membuatkan dana di atas Rp1 miliar. Idealnya Rp2,5 miliar,” kata dia.

Namun, ia melanjutkan, untuk lebih meningkatkan fungsi jalan maka akan dilakukan pengaspalan mulai Juli 2018 menggunakan dana APBN senilai Rp50 miliar.

“Saat ini sedang proses lelang,” kata dia.

Jalan rute Palembang-Kayuagung merupakan jalur mudik lintas timur wilayah Sumatera yang setiap tahun selalu dipadati kendaraan untuk menuju Lampung hingga ke Jawa.

Pada tahun ini, kendaraan sudah bisa memanfaatkan Tol Palembang-Inderalaya secara penuh sejauh 22 km, setelah pada 2017 hanya dibuka untuk seksi 1 (Palembang-Pemulutan) sejauh 7 kilometer. (Ant)

Lihat juga...