Nilai Impor Indonesia, Naik 9,17 Persen

Editor: Koko Triarko

233
JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, melaporkan, nilai impor Indonesia sepanjang Mei 2018, juga mengalami kenaikan sebesar 9,17 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, April 2018.
Kepala BPS Pusat, Suhariyanto, mengatakan, perkembangan nilai impor Indonesia Mei 2018 meningkat 28,12 persen, lebih tinggi jika dibandingkan dengan nilai impor bulan yang sama tahun sebelumnya atau Mei 2017.
“Secara keseluruhan perkembangan nilai impor Indonesia sepanjang Mei 2018 cenderung mengalami kenaikan yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan nilai impor bulan sebelumnya” jelasnya, saat jumpa pers di Kantor BPS Pusat, Jalan Dr. Soetomo, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (25/6/2018).
Sementara itu, impor nonmigas Mei 2018 mencapai 14,83 miliar USD atau mengalami kenaikan 7,9 persen, jika dibandingkan April 2018. Impor nonmigas Indonesia juga meningkat jika dibandingkan dengan Mei 2017, yaitu sebesar 23,77 persen.
Sedangkan impor migas Mei 2018 mencapai 2,82 miliar USD atau mengalami kenaikan sebesar 20,95 persen, jika dibandingkan April 2018. Impor migas Indonesia juga mengalami kenaikan sebesar 57,17 persen, jika dibandingkan dengan Mei 2017.
Sementara itu, peningkatan impor nonmigas terbesar Mei 2018 adalah golongan mesin dan pesawat mekanik sebesar 334,3 juta atau 15,19 persen. Sedangkan penurunan impor nonmigas terbesar adalah golongan kapal terbang dan komponen sebesar 196,5 juta USD atau 82,46 persen.
Sedangkan nilai impor berdasarkan golongan pemggunaan barang, baik konsumsi, bahan baku/penolong dan barang modal selama Januari hingga Mei 2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau Mei 2017.
Tiga negara terbesar pemasok barang impor nonmigas ke Indonesia selama periode Januari hingga Mei 2018 masing-masing adalah Tiongkok, Jepang dan Thailand.
Ekspor Tiongkok ke Indonesia mencapai 18,36 miliar USD atau 27,87, sedangkan ekspor Jepang mencapai 7,59 miliar USD atau sebesar 11,53 persen dan ekspor Thailand mencapai 4,56 miliar USD atau 6,93 persen.
Impor barang nonmigas Indonesia yang berasal dari negara anggota Uni Eropa (28 negara) mencapai 9,25 persen. Sedangkan impor barang nonmigas dari negara yang tergabung dalam keanggotaan ASEAN mencapai 20,41 persen.
Baca Juga
Lihat juga...