OTT di Purbalingga, KPK Amankan Kepala Daerah

Editor: Mahadeva WS

568
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah - Foto : Eko Sulestyono

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini OTT dilakukan di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Dalam OTT tersebut, KPK berhasil mengamankan sejumlah orang, diantaranya seorang pejabat penyelenggara negara dalam hal ini kepala daerah setempat. “Tim KPK saat ini sedang malakukan kegiatan di lapangan, ada 4 orang yang ikut terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), salah satunya adalah seorang kepala daerah setempat,” jelas Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan di Gedung KPK Jakarta, Senin (4/6/2018).

Selain mengamankan kepala daerah, petugas KPK juga mengamankan sejumlah orang yang berasal dari unsur swasta. Hingga saat ini semua orang yang terjaring OTT KPK masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Purbalingga.

Dalam operasi kali ini petugas KPK berhasil menemukan dan menyita sejumlah uang tunai yang diduga sebagai suap atau gratifikasi. Namun hingga berita ini ditulis jumlah uang tersebut masih terus diselidiki KPK. Dalam kesempatan tersebut petugas KPK dilaporkan juga menyegel satu unit mobil yang berada di kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga. Mobil tersebut diduga sebagai salah satu barang bukti yang ikut diamankan petugas KPK.

Belum diketahui kapan keempat orang tersebut akan dibawa ke KPK Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Namun yang jelas penyidik KPK masih punya waktu hingga 1 X 24 jam untuk menentukan status hukum yang bersangkutan.

Hingga berita ini ditulis, KPK belum memberikan keterangan terkait detail OTT di Purbalingga. Febri Diansyah juga belum menjawab saat ditanya mengai kasus apa dan siapa saja yang nama-nama orang yang ikut ditangkap dan diamankan KPK.

“Hingga saat ini tim masih berada di lapangan sehingga untuk sementara kami belum bisa memberikan keterangan lebih detail atau rinci, perkembangan terkait kegiatan OTT KPK di Purbalingga akan kita sampaikan dalam kesempatan berikutnya,“ pungkas Febri Diansyah.

Baca Juga
Lihat juga...