Pakar: Olahraga Saat Puasa, Menambah Kebugaran

Editor: Koko Triarko

173
YOGYAKARTA — Melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga saat berpuasa, ternyata mampu meningkatkan kebugaran tubuh. Pasalnya, aktivitas fisik akan mendorong tubuh memobilisasi seluruh cadangan makanan untuk menghasilkan energi.
Hal itu diungkapkan oleh pakar Kedokteran Fisiologi dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Dr. Zaenal Muttaqien Sofri. “Dengan beraktivitas seperti olahraga, tubuh akan memobilisasi seluruh cadangan makanan dengan membakar lemak,” katanya.
Ia menambahkan, saat proses pembakaran lemak diperlukan jumlah air yang cukup, sehingga disarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi air putih, agar tidak terjadi dehidrasi.
Bila lemak kekurangan air sebagai sumber oksigen, maka akan menyedot oksigen yang mengalir di otak, sehingga menyebabkan seseorang akan nampak selalu lesu dan loyo, bahkan bisa menyebabkan munculnya bau mulut.
“Kenapa bau mulut? Karena membakar lemak butuh air yang cukup, jika berkurang, maka akan terjadi bau mulut,” paparnya.
Ada pun waktu yang tepat untuk berolahraga, dianjurkan dua jam sebelum atau setelah buka puasa. Sementara jenis olahraga ringan yang sebaiknya dipilih saat masih menjalankan ibadah puasa adalah bersepeda santai, senam atau renang.
“Sebab, bersepeda santai, senam atau renang gerakannya ritmis dan terus-menerus,” ujarnya.
Waktu yang tepat diperlukan untuk berolahraga adalah tiga kali atau lima kali dalam seminggu, dengan durasi 30 menit sehari. Olahraga ini juga tidak harus dilakukan sekaligus. Namun, bisa dimulai dari sepuluh menit, lalu ditambah lagi 10 menit hingga akumulasi 30 menit.
“Bila dijalankan secara teratur, kegiatan aktivitas fisik selama buan puasa bisa menurunkan berat badan hingga 2-3 kilogram. Namun, juga harus disertai dengan penjagaan pola makan yang teratur,” ungkapnya.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.