banner lebaran

Pangdam Hasanuddin: Waspadai Perpecahan Jelang Pilkada

139
Ilustrasi pilkada serentak - Foto Dokumentasi CDN

KENDARI — Panglima Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin, Mayjen Agus Surya Bakti, mengimbau semua pihak agar mewaspadai potensi perpecahan menjelang pesta demokrasi pemilihan kepala daerah serentak 27 Juni 2018.

“Saat ini situasi teritorial Kodam XIV/ Hasanuddin meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat kondusif, tetapi kewaspadaan terhadap gangguan menyambut pilkada serentak patut diwaspadai,” kata Agus di Kendari, Selasa malam (12/6/2018).

Perbedaan pilihan atau perbedaan dukungan dalam konteks politik harus diterima sebagai dinamika berdemokrasi yang harus dilalui sebagai sarana menentukan pemimpin terbaik.

Keragaman sikap politik di tengah masyarakat menyambut pilkada menjadi tantangan tersendiri bagi TNI dan Polri untuk membantu masyarakat menciptakan situasi yang damai.

Untuk itu, lanjut dia, TNI dan Polri menjunjung tinggi komitmen menjaga netralitas sebagai jaminan terciptanya rasa persaudaraan dan mencegah perpecahan di tengah masyarakat.

“Siapa pun figur yang menerima amanah mayoritas dari rakyat maka dialah pemimpin yang harus mendapat legitimasi dari rakyat,” kata Pangdam Hasanuddin disela-sela acara buka puasa bersama di Makodim 1417 Kendari.

Dia melanjutkan, bagi TNI dan Polri memegang teguh tanggung jawab menjamin ketertiban masyarakat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman apa pun.

“Segenap pemangku kepentingan di negeri ini diharapkan berperan maksimal mewujudkan semangat kebersamaan dan selalu bersinergi membangun komunikasi dengan masyarakat, sehingga menjelang, pelaksanaan hingga pascapilkada dalam situasi kondusif,” ujarnya. (Ant)

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.