Pedagang Peralatan Sekolah di Lamsel Alami Kenaikan Omzet

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

209

LAMPUNG — Jelang tahun ajaran baru 2018/2019 sejumlah pedagang peralatan sekolah di Lampung Selatan mengalami peningkatan omzet. Bahkan permintaan meningkat hingga 80 persen dibandingkan hari biasa.

Ismi,salah satu penjaga toko peralatan sekolah di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 70 menyebutkan, beberapa peralatan sekolah yang dicari didominasi buku tulis, bolpoin, buku gambar serta perlengkapan wajib bagi pelajar SD hingga SMA.

Disebutkan juga harga peralatan sekolah yang dijua hingga pekan ketiga bulan Mei masih stabil. Jenis buku tulis menyesuaikan ketebalan mulai dari 36 lembar isi 10 buku seharga Rp30.000. 58 lembar isi 10 buku seharga Rp50.000 dan 42 lembar isi 6 buku seharga Rp30.000.

“Harga buku gambar mulai Rp6.000 hingga Rp10.000 sesuai isi buku, penghapus, rautan, pensil, bolpoin, spidol dijual mulai Rp4.000 hingga Rp7.000,” sebutnya saat ditemui Cendana News, Kamis (21/6/2018).

Herianto, Kepala SDN 3 Pasuruan kecamatan Penengahan [Foto: Henk Widi]
Herianto, Kepala Sekolah SDN 3 Pasuruan, pada tahun ajaran baru 2018/2019 menyebut pendaftaran peserta didik baru (PPDB) sudah mulai digelar. Dibandingkan tahun sebelumnya dengan jumlah rombongan belajar (rombel) sebanyak 9 kelas, pada tahun ini sekolahnya tidak menerima kelas rangkap.

“Kita kekurangan tenaga pendidik akibat diperlukan di sekolah lain,” sebutnya.

Pada pendaftaran tahun ajaran baru, dari kapasitas satu kelas sebanyak 32 orang masih ada sebanyak 18 peserta didik baru mendaftar.

Ia menegaskan tidak ada syarat khusus untuk bisa diterima di kelas 1 sekolah tersebut karena sebagian sudah bisa membaca dan menulis pasca lulus TK. Bagi murid usia 7 tahun ia juga memastikan siswa akan diterima di sekolah tersebut.

“Khusus untuk SD memang tidak ada persyaratan khusus karena saat ini justru kita masih kekurangan murid,”terang Herianto.

Untuk melakukan penerimaan peserta didik baru dilakukan dengan menyiapkan sarana dan prasarana. Berkoordinasi dengan komite sekolah sejumlah fasilitas ruang kelas mulai dibenahi dengan proses pengecatan dan penambahan meja serta kursi belajar.

Persiapan yang dilakukan SDN 3 Pasuruan juga dilakukan oleh SDN 3 Sukabaru kecamatan Penengahan. Pekerja sekaligus anggota komite sekolah, Muhdin, menyebut sepekan sebelum liburan sekolah satu lokal direhab. Proses perehaban diprediksi selesai pada akhir Juni karena tahun ajaran baru akan dimulai pekan kedua bulan Juli.

Baca Juga
Lihat juga...