Pelabuhan Bakauheni Lumpuh Total Akibat Kerusakan Jaringan Listrik

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

554

LAMPUNG — Pelabuhan Bakauheni sempat lumpuh total selama satu jam lebih pada Jumat dini hari (8/7/2018) akibat kerusakan jaringan listrik PLN. Sejumlah fasilitas tidak bisa difungsikan, di antaranya loket penjualan tiket kendaraan, loket pembelian tiket penumpang pejalan kaki, movable bridge semua dermaga dan sejumlah lampu penerangan pelabuhan.

Sebanyak sembilan loket penjualan tiket kendaraan yang sempat dioperasikan harus terhenti selama kurang lebih satu jam. Imbasnya kendaraan berbagai jenis asal Pulau Sumatera tertahan. Kemacetan bahkan tak terhindarkan sepanjang dua kilometer hingga ke Jalan Tol Trans Sumatera.

General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Anton Murdianto menyebutkan, Pihaknya melakukan koordinasi dengan PT.PLN kantor jaga Bakauheni untuk mengatasi masalah pada sistem kelistrikan di pelabuhan Bakauheni.

“Tim tekhnik kami sudah melakukan pemeriksaan terkait sumber masalah karena tegangan listrik sempat naik turun selama belasan kali, sembari menemukan masalah utama kami langsung menghubungi pihak PLN untuk melakukan perbaikan,” terang Anton Murdianto saat dikonfirmasi Cendana News pada Jumat dini hari (8/6/2018)

Anton Murdianto
Anton Murdianto, General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni Lampung saat memberikan keterangan di depan loket penjualan tiket kendaraan [Foto: Henk Widi]
Anton Murdianto menyebut dampak persoalan pada sistem kelistrikan yang terjadi pada tujuh hari sebelum lebaran telah diantisipasi dengan penyiapan genset. Meski demikian gangguan kelistrikan pada jaringan listrik PLN tersebut segera bisa diatasi sehingga pelayanan pengguna jasa bisa berjalan dengan lancar. .

Beruntung gangguan sistem kelistrikan tersebut diakui Anton Murdianto terjadi saat arus kendaraan dari pulau Sumatera belum padat. Selain itu loket pembelian tiket pejalan kaki yang dioperasikan tetap beroperasi dengan normal.

Sodikin (40) salah satu pengendara asal Palembang tujuan Bandung menyebut sempat mengalami kemacetan selama satu jam. Kendaraan yang berada di barisan depan tepat di loket terpaksa menunggu sistem pembelian tiket elektronik berfungsi dengan normal.

“Saya awalnya tidak tahu ada masalah di sistem kelistrikan karena kendaraan macet, beruntung segera bisa diatasi masalahnya,” cetus Sodikin.

Mohamad Soleh, petugas pelayanan tekhnik PT.Haleyora selaku rekanan PLN Kantor Jaga Bakauheni buka suara terkait gangguan kelistrikan berimbas pada pelayanan di pelabuhan Bakauheni termasuk aktifitas kapal yang akan sandar tersebut.

Ia menyebut pasokan listrik ke pelabuhan ASDP Bakauheni menggunakan sistem listrik 3 Phase yakni RST. Namun meski phase satu atau R dan phase dua atau S tetap berfungsi namun terjadi kerusakan pada satu phase tiga atau T.

Lihat juga...

Isi komentar yuk