Pembangunan Infrastruktur Pengaruhi Jumlah Penumpang di Halim

215
Ilustrasi pembangunan jalan - Foto: Dokumentasi CDN

JAKARTA – PT. Angkasa Pura (AP) II Cabang Bandara Halim Perdanakusuma menyatakan, pembangunan infrastruktur transportasi darat mempengaruhi jumlah pemudik yang menggunakan transportasi udara.

Infrastruktur tersebut salah satunya Tol Cipali. “Jelas fungsi operasional jalan tol cukup mempengaruhi arus mudik jumlah penumpang di Bandara Halim Perdanakusuma,” kata Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura (AP) II Cabang Bandara Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI AU Pip Darmanto di Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Darmanto menyebut, masyarakat lebih memilih transportasi darat dibanding transportasi udara untuk mudik ke kampung halaman merayakan lebaran. Jumlah penumpang arus mudik melalui Bandara Halim Perdanakusuma mengalami peningkatan dibanding hari biasa namun tidak terjadi lonjakan yang signifikan.

Selain faktor pembangunan insfrastruktur tol, Darmanto menyebut, penyebab tidak terjadinya lonjakan pengguna pesawat karena masa liburan lebaran yang panjang. “Sehingga arus mudik penumpang pesawat lebih merata,” ujar Darmanto.

Perwira tinggi TNI Angkatan Udara tersebut mengatakan, pengelola Bandara Halim Perdanakusuma melibatkan tiga siswa Sekolah Tinggi Penerbangan (STPI) guna membantu menerima dan menyampaikan segala informasi jadwal penerbangan. PT AP II Cabang Halim Perdanakusuma juga menyiapkan Posko Kesehatan Penerbangan bagi penumpang pesawat.

Sejauh ini, arus mudik lebaran di Bandar Halim Perdanakusuma belum menemukan kendala seperti penundaan jadwal penerbangan. Berdasarkan data PT AP II Cabang Bandara Halim Perdanakusuma, ada 95 jadwal penerbangan keberangkatan dengan 13.212 penumpang pada H-3 atau Selasa (12/6/2018). Sedangkan penerbangan kedatangan ada 94 pesawat dengan jumlah penumpang mencapai 6.667 orang. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...