banner lebaran

Pemkab Sikka Sudah Realisasikan THR bagi ASN

Editor: Mahadeva WS

237

MAUMERE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka sejak Rabu (6/6/2018) sudah membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi segenap Aparatur Sipil Negara (ASN). Pembayaran diberikan bersamaan dengan pembayaran gaji ke-13.

Selain ASN, THR juga diberikan kepada pegawai kontrak atau yang dikenal dengan sebutan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K). “Pembayaran ini dilakukan sesuai dengan instruksi presiden yang tertera dalam Peraturan Pemerintah (PP) dan juga sesuai dengan apa yang disampaikan oleh menteri Keuangan RI kepada segenap pemerintah daerah,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Sikka Even Edomeko, Kamis (7/6/2018).

Pembayaran kepada para ASN yang sistem gajinya menggunakan elektronik atau online, gaji dan THR sudah ditransfer dan masuk ke rekening masing-masing. Sementara untuk unit kerja yang gajinya masih dibayarkan secara manual, bendahara masih harus membuat tata administrasi sehingga mulai Kamis (7/6/2018) sampai Jumat (8/6/2018) semuanya sudah bisa dibayarkan. “Dengan demikian, saat libur lebaran semua pegawai telah mendapatkan hak-nya,” ungkapnya.

Plt.Bupati Sikka Drs.Paolus Nong Susar. Foto : Ebed de Rosary

Plt.Bupati Sikka Drs. Paolus Nong Susar mengatakan, THR bagi ASN sudah dibahas, dianggarkan dan ditetapkan dalam APBD 2018. Kebijakan tersebut telah disetujui Bupati dan DPRD Sikka. Sehingga berita bahwa THR tidak dibayarkan itu tidak benar.

“Memang dalan peraturan presiden THR yang dibayarkan selain gaji pokok juga termasuk dengan tunjangan keluarga dan tunjangan kinerja sementara dalam psotur anggaran di APBD hanya ditetapkan untuk gaji pokok saja sehingga anggarannya diambil dari pos lain,” terangnya.

Prinsipnya, Pemkab Sikka kata Nong Susar, tetap mengikuti peraturan pemerintah dan penyampaian dari menteri Keuangan. Mengenai kekurangan, nanti akan diusulkan ke pusat untuk penambahan anggaran untuk pembayaran tunjangan ASN dalam THR tersebut.

“Nantinya akan diusulkan ke pusat untuk ditambah anggarannya dalam APBN Perubahan agar nantinya bisa dimasukan juga dalam APBD Perubahan sehingga struktur APBD Sikka kembali utuh dan tidak ada anggaran yang terganggu,” jelasnya.

Nong Susar menyebut, Pemkab Sikka tetap membayarkan THR sesuai aturan yang berlaku. Terlebih anggaran untuk pembayarannya berasal dari pusat. Sehingga bukan Pemkab Sikka tidak membayar THR bagi ASN, namun setelah dibayarkan harus ada perubahan di APBN dan APBD Sikka dan semuanya tetap berjalan sesuai koridor aturan.

“Jadi tidak benar itu kalau dikatakan bahwa Pemkab Sikka tidak membayarkan THR bagi ASN dan pegawai di lingkup Pemkab Sikka. Ini perlu diluruskan agar yang bukan ASN bisa paham sehingga jangan ada isu-isu yang tidak benar dan berita hoax menyebar,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.