hut

Pemkot Ajak Masyarakat Balikpapan Peduli Lingkungan

Editor: Mahadeva WS

Plt Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud – Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Persoalan lingkungan yang terjadi saat ini harus menjadi perhatian semua pihak. Kerusakan lingkungan yang terjadi dapat mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan masih sangat diperlukan.

Plt Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menilai, diperlukan komitmen untuk melaksanakan konservasi lingkungan. Hal itu dikarenakan, kegiatan pembangunan masih terus dilakukan. “Kerusakan lingkungan tidak dapat dipandang sebelah mata, karena bisa mengancam generasi yang akan datang,” katanya, Jumat (8/6/2018).

Balikpapan memiliki peran sebagai kota yang multi fungsi. Selain sebagai pusat pemerintahan, kegiatan ekonomi, industri, transportasi, perdagangan, pendidikan dan juga memiliki peran di bidang sosial budayaan  Hal itu membutuh komitmen yang tinggi serta program yang konsisten di konservasi lingkungan.

“Konservasi lingkungan dengan melakukan penanaman pohon salah satu upaya kita semua. Dan sangat mengapresiasi kepada perusahaan-perusahaan dalam program penghijauan,” papar Rahmad usai kegiatan penghijauan 1.000 pohon dan pengelolaan hutan kota RSS Damai III yang dilaksanakan oleh PLN.

Berdasarkan undang-undang, luas hutan kota minimal 10 persen dari luas kota. Sementara jumlah Ruang Terbuka Hijau (RTH) minimal 30 persen dari luas kota. “Keberadaan hutan kota sangat penting untuk menjaga keserasian keseimbangan ekosistem di wilayah perkotaan,” tambahnya Rahmad.

Pengelolaan hutan kota dan penanaman pohon menjadi program dan upaya jangka panjang dalam konservasi hutan. Hal itu dikarenakan, hasil dari kegiatan baru dapat dirasakan manfaatnya di masa depan. “Harapannya penghijauan yang dilakukan penanaman kembali dapat terpelihara dengan baik,” pungkasnya.

Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!