Pemprov DKI Berhasil Musnahkan 14.997 Botol Miras

Editor: Satmoko

509

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhasil memusnahkan 14.997 botol minuman keras (miras) dari hasil penertiban selama bulan Ramadan di lima wilayah kota dan kabupaten.

Menurut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pemusnahan botol miras ini dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam rangka menjaga situasi kondusif di Jakarta jelang Idul Fitri dan mengantisipasi tindak kejahatan akibat miras, khususnya di bulan Ramadan.

“Penegakan Perda sudah menjadi kewajiban Pemprov DKI Jakarta, siapa yang melanggar akan mendapatkan sanksinya,” kata Anies di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (10/6/2018).

Untuk melakukan pengawasan terhadap miras, Pemprov DKI tidak bisa bekerja sendiri. Dia meminta kepada warga Jakarta untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap peredaran miras.

“Tetapi dalam penindakannya, warga tidak boleh melakukan sweeping secara swadaya,” ujarnya.

Mengenai pemusnahan miras, Anies menyampaikan pesan kepada semua pihak agar tetap tertib. Terlebih lagi, dengan maraknya miras oplosan yang dijual secara bebas yang dapat mengakibatkan kematian pada masyarakat.

“Pemusnahan dilakukan terbuka agar semua melihat dan menjadi peringatan agar tidak ada lagi pelanggaran peredaran miras di DKI Jakarta,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Yani Wahyu mengatakan, dengan memusnahkan miras dan oplosan, dapat meminimalisir peredaran miras di DKI Jakarta, serta melindungi masyarakat dari kematian akibat pengoplosan minuman beralkohol tersebut.

“Total ada 14.997 botol miras dari lima wilayah kota hasil penertiban sejak Januari-Mei 2018,” ujar Yani.

Selain itu, Yani juga menuturkan bahwa data mengenai penertiban ribuan botol miras itu per wilayah, di antaranya 6.000 botol dari wilayah Jakarta Barat, 2.796 dari wilayah Jakarta Selatan, 3.000 dari wilayah Jakarta Timur, 2.377 dari wilayah Jakarta Utara dan 824 dari wilayah Jakarta Pusat.

Lihat juga...

Isi komentar yuk