Pengunjung Balawista Sukabumi Diminta Waspada

236
Ilustrasi -Dok: CDN
SUKABUMI – Badan Penyelamatan Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, meningkatkan kewaspadaan, mengingat air laut tengah pasang melanda objek wisata laut saat wisatawan masih padat.
“Air laut sudah naik ke darat, karena tengah pasang, kami tingkatkan pengawasan, khawatir terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan laut,” kata Wakil Ketua Balawista Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepulloh, di Sukabumi, Selasa (19/6/2018).
Dari pantauan Balawista, air laut yang tengah pasang tersebut sudah mulai naik hingga bale-bale atau warung yang ada di pesisir pantai.
Antisipasi terjadinya kecelakaan laut, pihaknya mengimbau kepada seluruh wisatawan, agar ke pinggir pantai dan tidak nekat berenang. Air laut yang tengah pasang tersebut hampir di seluruh titik garis pantai dari Palabuhan Ratu hingga Cibangban.
Maka itu, ia menginstruksikan kepada anggotanya untuk meningkatkan pemantauan dan pengawasan, apalagi pada Selasa, (19/6) pagi sudah ada dua wisatawan yang hilang tenggelam. Untuk itu, agar tidak ada korban lainnya wisatawan diimbau untuk mengikuti instruksi dari petugas penjaga pantai.
“Arus laut saat ini cukup deras, ditambah gelombang dan ombak tinggi sehingga sangat berbahaya bagi aktivitas di laut khususnya berenang,” tambahnya.
Sementara, Ketua Harian Balawista Kabupaten Sukabumi, Yanyan Nuryanto, mengatakan, untuk mengamankan aktivitas wisatawan yang tengah berlibur atau berwisata di objek wisata laut, pihaknya menurunkan 107 anggotanya yang berjaga di belasan posko yang sudah disiagakan di sepanjang garis pantai.
“Dari H+1 hingga H+4 lebaran, sudah ada 34 wisatawan yang tenggelam dan terseret arus laut, 30 orang berhasil diselamatkan, dua orang meninggal dunia, dua lainnya masih hilang tenggelam,” katanya. (Ant)
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.