Penumpang dan Kendaraan dari Pulau Sumatera ke Jawa, Turun

Editor: Satmoko

277

LAMPUNG – Jumlah penumpang pejalan kaki yang menyeberang dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa pada angkutan Lebaran Idul Fitri 2018/1439 Hijriah melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung sudah mencapai 59.956 orang.

Menurut Budi Setiawan selaku ketua tim posko angkutan Lebaran Pelabuhan Bakauheni, jumlah tersebut merupakan perhitungan penumpang pejalan kaki dan penumpang dalam kendaraan.

Jumlah tersebut diakui Budi Setiawan menurun dibandingkan tahun 2017 pada kurun waktu yang sama dengan jumlah mencapai 65.761 orang.

Terjadinya penurunan penumpang pejalan kaki tersebut, diakui Budi Setiawan, terjadi sejak hari kedelapan sebelum Lebaran. Berdasarkan data sejak hari kedelapan penumpang mencapai 25.718 dan hari ketujuh sebelum Lebaran naik menjadi 34.238 orang.

Budi Setiawan, ketua tim posko rekapitulasi data harian angkutan Lebaran tahun 2018 – Foto Henk Widi

Jumlah tersebut menurutnya lebih sedikit dibandingkan kurun waktu yang sama dengan jumlah penumpang mencapai 27.831 orang di hari kedelapan sebelum Lebaran dan hari ketujuh Lebaran mencapai 37.930 orang.

Penurunan sebesar 2.113 penumpang hingga 3.692 orang diperkirakan pada mudik tahun ini memilih menggunakan kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi. Selain penurunan penumpang, sesuai rekapitulasi data harian angkutan Lebaran kendaraan roda dua juga mengalami penurunan.

Pada tahun ini sesuai data kendaraan menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni berjumlah 962 unit, sementara tahun sebelumnya mencapai 1.240 unit atau turun sebesar 278 unit.

“Penurunan penumpang dan kendaraan roda dua terlihat dari data tahun lalu. Namun untuk rekapitulasi jumlah pemudik angkutan Lebaran tahun ini akan terus dipantau setiap hari,” terang Budi Setiawan, selaku ketua tim posko rekapitulasi data harian angkutan Lebaran tahun 2018, saat dikonfirmasi Cendana News, Sabtu (9/6/2018).

Selain penumpang, kendaraan roda dua, penurunan juga terjadi pada kendaraan roda empat pada hari kedelapan. Sebelum Lebaran tercatat sebanyak 2.629 unit dan pada hari ketujuh mencapai 3.582 unit atau total sebanyak 6.211 unit selama dua hari.

Arus kendaraan melintas di gerbang tol Bakauheni Selatan segmen satu pelabuhan Bakauheni pintu keluar Bakauheni Utara [Foto: Henk Widi]
Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya pada hari kedelapan atau sebanyak 2.864 dan sebanyak 3.971 atau sebanyak 6.835 unit. Berdasarkan data tersebut, terjadi penurunan jumlah kendaraan roda empat sebanyak 624 yang menyeberang dari Sumatera ke Pulau Jawa.

Sebaliknya penumpang yang naik dari Pelabuhan Merak menuju ke Pelabuhan Bakauheni berjumlah sebanyak 156.230 pada angkutan Lebaran 2017. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2018 dengan jumlah mencapai 105.033 atau mengalami peningkatan berjumlah 51.197 penumpang.

Kendaraan roda dua menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera pada tahun 2017 berjumlah 10.425 dan pada tahun 2018 berjumlah sebanyak 11.577 atau mengalami kenaikan sebanyak 1.152 unit.

Pantauan Cendana News, arus angkutan Lebaran penumpang pejalan kaki dari Pulau Sumatera masih terpantau mengalir lancar pada hari keenam jelang Lebaran.

Sejumlah penumpang pejalan kaki yang akan naik kapal laut dengan membeli tiket pejalan kaki terlihat mulai memadati lobi peningkatan pada hari keenam sebelum Lebaran. Selain di Pelabuhan Bakauheni, penurunan kendaraan dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa juga terlihat di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Sesuai data dari PT. Hutama Karya selaku pengelola JTTS ruas Bakauheni-Terbanggibesar, diprediksi jumlah lalu lintas Lebaran 2018 pada ruas Bakauheni-Terbanggibesar, puncak arus mudik akan terjadi pada Sabtu (9/6) hingga Senin (11/6).

Kendaraan yang melintas melalui gerbang tol Bakauheni Selatan pada puncak arus mudik diprediksi Sabtu mencapai 8.857 unit kendaraan, Minggu mencapai 10.470 unit kendaraan dan Senin 10.590 unit kendaraan.

Sementara prediksi puncak arus balik akan terjadi pada Jumat (22/6) hingga Minggu (24/6) dengan lalu lintas pada Jumat mencapai 9.930 unit kendaraan, Sabtu mencapai 10.530 unit kendaraan dan Minggu 10.355 unit kendaraan.

Sejumlah lokasi pelayanan di rest area sementara telah disiapkan di antaranya di STA 21+900 di jalur fungsional Lebaran yang disiapkan untuk angkutan Lebaran.

Sepinya kendaraan dari pulau Sumatera ke Jawa dan ramainya kendaraan dari Jawa ke Sumatera terlihat di pos pengamanan yang dibangun oleh Polres Lamsel di exit toll Bakauheni Utara.

Arus lalu lintas terlihat didominasi dari arah Pelabuhan Bakauheni menuju ke gerbang Tol Bakauheni Selatan ke gerbang tol Bakauheni Utara. Sejumlah polisi dan petugas dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan disiagakan di pos pengamanan tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...