banner lebaran

Pertamina Bantah Kelangkaan Elpiji di Jembrana-Bali

145

DENPASAR — PT Pertamina (Persero) membantah terjadi kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram di Kabupaten Jembrana, Bali, karena pihaknya telah menambah pasokan 6 persen dari rata-rata konsumsi normal per hari mencapai 630 metrik ton selama masa Ramadhan.

“Tidak ada indikasi kelangkaan di wilayah Jembrana,” kata Sales Executive LPG VIII Pertamina Pemasaran Cabang Bali dan NTB, Rainier Gultom, di Denpasar, Selasa.

Pihaknya juga menambah pasokan sebesar 7 persen secara fakultatif per harinya selama 24-26 Mei 2018 untuk mengantisipasi kebutuhan Hari Raya Waisak yang jatuh pada Selasa (29/5) dan Hari Raya Galungan pada Rabu (30/5).

Bahkan, pihaknya kembali menambah pasokan 5 persen pada Minggu (27/5) untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan menyambut Hari Raya Galungan.

Dia merinci pada Jumat (1/6), saat libur Nasional, Pertamina telah menyalurkan elpiji mini itu sebesar 70 persen dari penyaluran normal.

“Periode 2-10 Juni 2018, operasional LPG berjalan normal dengan rata-rata tujuh persen di atas penyaluran normal,” katanya.

Terkait laporan kekosongan elpiji 3 kilogram di tingkat pengecer dan warung di Jembrana, Rainer mengindikasi ada oknum yang mencari keuntungan sesaat atau melakukan spekulasi memanfaatkan momentum hari raya.

“Terdapat indikasi berat, oknum yang bermain, baik untuk menimbun maupun memasok ke pengoplos. Melakukan pembelian tabung secara masif di tingkat pengecer atau eks-pangkalan,” ucapnya.

Terkait hal itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jembrana dan aparat untuk segera melakukan inspeksi terkait indikasi tersebut.

Menyikapi isu tersebut, BUMN itu kemudian melakukan pasar murah elpiji pada Selasa (12/6), khususnya di wilayah yang terindikasi terjadi kekosongan pasokan.

Pasar murah itu digelar di sejumlah agen yakni di PT Merta Artamagas di Desa Pengambengan, PT Sumilah Indo Jaya Gas di Tegal Badeng Barat dan PT Putra Tarindra di Batuagung.

Selain itu, di agen PT Aman Utama di Kelurahan Gilimanuk, PT Pande Astika Dharma di Tegal Cangkring dan PT Pratama Anugerah Dewata di Medewi.

Sebelumnya, pada Kamis (7/6), pihaknya juga melakukan pasar murah serentak di 57 kecamatan di Bali.[ant]

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.