Pilkada 2018 di Bali Berlangsung Kondusif

Editor: Koko Triarko

322
DENPASAR — Calon Gubernur Bali dari pasangan urut dua, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau yang biasa dikenal dengan sebutan Rai Mantra, menggunakan hak suaranya dalam Pilkada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 08 Banjar Bengkel, Sumerta Kelod, Kota Denpasar Rabu, (27/6/2018).
Rai Mantra datang didampingi istrinya Ny. Ida Ayu Selly Dharmawijaya Mantra, dan anaknya pada pukul. 08.45 WITA. Rai Mantra langsung menuju bilik suara untuk melakukan pemungutan.
Menurut anak dari Gubernur Bali Ida Bagus Mantra ini, mengatakan, menang dan kalah dalam pertarungan itu hal yang biasa. Tapi, yang terpenting pihaknya ingin menjaga kondusivitas setelah pilkada ini, dan mendahulukan kepentingan masyarakat.
Kapolda Bali, Irjen Pol. Petrus Raindhard Gollose, saat melakukan pemantauan di TPS 08 Banjar Bengkel, Sumerta Kelod, Kota Denpasar Rabu, (27/6/2018).-Foto: Sultan Anshori.
“Jadi, semua ini kita serahkan kepada penyelenggara dan masyarakat secara umum, bahwa yang paling penting pemilukada ini menjadikan masyarakat menjadi lebih baik serta lebih mengerti terhadap pendidikan politik,” ucap Rai Mantra, saat ditemui di lokasi pencoblosan.
Ditanya soal kemenangan, dirinya mengaku optimis. Namun, dirinya tetap menyerahkan semuanya kepada Tuhan dan masyarakat. Arti kemenangan menurut Rai Mantra adalah menang dan kalah harus tetap terhormat. Artinya, pihaknya akan tetap menghargai pertarungan pilkada ini.
“Ini merupakan amanah dari masyarakat kita harus jaga dengan baik. Tidak ada ritual khusus, tetapi kita sembahyang seperti biasa,” tegas Mantan Wali Kota Denpasar ini.
Dirinya juga mengimbau kepada semua simpatisan Mantra-Kerta, agar tetap menjaga kondisivitas dengan cara menerima hasil pemilu ini nantinya. Karena menjaga keamanan, persahabatan dan kedamaian merupakan segala-galanya untuk masyarakat Bali.
Rai Mantra maju dalam kontestasi Pilgub Bali 2018 berpasangan dengan I Ketut Sudikerta. Calon nomor urut dua yang didukung oleh Partai Golkar, Nasdem, Hanura, Pelindo, PBB, dan Gerindra ini bersaing dengan Calon Gubernur, I Wayan Koster dan Cok Ace, sebagai calon wakil Gubernur Bali periode mendatang.
Pasangan nomor urut satu ini didukung penuh oleh Partai PDIP dan PKB.
Koster berharap, Pilgub kali ini pihaknya menang hingga 80 persen. Selain itu, dirinya juga berharap tidak ada kecurangan dalam pemungutan suara nantinya. “Saya optimis, menang,” ucap Koster.
Sementara itu, Calon Gubenrur dari nomor urut satu, I Wayan Koster melakukan pencoblosan di  Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng, di TPS 06. Calon yang akrab disapa Koster ini datang ke TPS sekitar pukul 08.20 WITA.
Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Raindhard Gollose, memastikan situasi keamanan di Bali selama proses pesta Demokrasi Pilgub Bali ini berjalan dengan lancar.
Menurut laporan yang diterimanya, tidak ada hal-hal yang signifikan menggangu jalannya pesta demokrasi ini. “Kami dari pihak kepolisian tidak melakukan pendataan, tetapi hanya melakukan pengamanan. Seperti yang kita lihat di sini (TPS 08 Banjar Bengkel, Sumerta Kelod Kota Denpasar animo masyarakat sangat tinggi,” ucap Jenderal bintang dua ini.
Dia berharap, kondisi seperti ini berjalan dengan baik hingga pemungutan suara yang r akan digelar pada sore nanti. Dan, semoga terpilih pemimpin yang sesuai dengan pilihan rakyat.
“Kami lakukan pemantauan langsung ke beberapa TPS bersama Ketua KPU Bali, Ketua Bawaslu Bali dan rekan-rekan dari Polhukam yang melakukan asistensi,” pungkas Gollose.
Baca Juga
Lihat juga...