banner lebaran

PLN Siapkan 400 Petugas Siaga Lebaran 2018

Editor: Koko Triarko

214
BALIKPAPAN – PLN Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menyiagakan 400 petugas untuk melaksanakan piket Siaga Lebaran 2018, guna menjamin kelancaran listrik selama berlangsungnya ibadah umat muslim dan perayaan hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah.
General Manager PLN Wilayah Kaltimra, Riza Novianto Gustam, mengatakan terdapat 54 Posko Siaga PLN yang tersebar di Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang, Berau hingga Tarakan. Apel siaga serta gelar peralatan untuk kesiapan pasokan listrik selama Ramadan dan Idul Fitri juga telah dilakukan oleh masing-masing kantor unit PLN.
“Tak hanya di kantor area atau rayon, tetapi juga hingga kantor pelayanan terkecil kami siapkan posko siaga lebaran. Posko ini kami jadwalkan sampai 29 Juni 2018,” terang Riza, Senin (11/6/2018).
Riza juga menegaskan, bahwa demi kenyamanan bersama selama H-7 hingga H+7 Lebaran, tidak ada pelaksanaan kegiatan pemeliharaan yang berdampak padam pada sisi pelanggan.
Di sisi lain, mengantisipasi cuaca ekstrem yang bisa sewaktu-waktu terjadi, pihaknya telah memberlakukan SOP pelayanan kepada masyarakat, juga SOP pemulihan atas terjadinya gangguan.
Bukan hanya petugas yang disiagakan, tetapi juga pimpinan-pimpinan pada level manajemen. Jika sewaktu-waktu terjadi forcemajeure, maka keputusan dan tindakan dapat segera diambil. Bila sewaktu-waktu terjadi gangguan jaringan, SOP pemulihan juga telah diberlakukan,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sistem kelistrikan di Kalimantan Timur saat ini telah terintegrasi dengan sistem kelistrikan Kalimantan Selatan. Sistem interkoneksi bernama Sistem Kalimantan dengan daya mampu hingga 1.600 MW inilah yang saat ini menyuplai kebutuhan listrik untuk Kalimantan Timur, meliputi Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang, hingga Sangatta, dengan beban puncak berkisar 400 MW.
Sementara di Kalimantan Utara, akan berjalan dengan sistem isolated sesuai wilayahnya. Ia menambahkan, berjalannya sistem interkoneksi menjadikan sistem lebih andal, selain itu pasokan listrik dipastikan cukup dan tidak akan ada kekurangan daya.
General Manager PLN Wilayah Kaltimra, Riza Novianto Gustam, saat memimpin apel kesiapan pengamanan listrik selama Lebaran 2018. -Foto: Ist.
“Kondisi pembangkit di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara sudah dalam kondisi siap, sebab sebelum Ramadan kami telah melakukan pemeliharaan rutin untuk kesiapan mesin-mesin ini memasok daya selama Ramadan dan Idul Fitri berlangsung,” lanjutnya.
Menurut Riza, jika dilihat dari grafik tahun sebelumnya, beban puncak saat lebaran diprediksikan turun dari angka biasanya, yang akan berkisar pada 350 MW. Sebab, sebagian besar industri tidak melaksanakan kegiatan pekerjaan rutin. Namun, pemakaian tinggi justru akan terjadi pada pengguna rumah tangga.
Riza memastikan, pihaknya telah dan akan terus melakukan upaya-upaya terbaik demi kenyamanan masyarakat.
“Mari kita sama-sama berdoa dan berharap, semuanya berjalan lancar tanpa suatu hambatan yang berarti. Besar harapan kami, masyarakat dapat menjalankan sisa waktu Ramadan hingga silaturahmi Idul Fitri nanti dengan nyaman, tanpa adanya gangguan listrik yang terjadi,” tutupnya.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.