hut

Plt. Bupati Sikka Bantah Pembangunan Kantor Bupati, Mangkrak

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Pembangunan Kantor Bupati Sikka di lahan bekas kantor lama di jalan El Tari Maumere, menuai polemik. Dalam debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Sikka yang diselenggarakan KPU Sikka, ada pertanyaan dari panelis soal kantor bupati Sikka yang mangkrak.
“Banyak orang yang berbicara dan tidak mengerti, sebab kalau mangkrak, maka seperti kantor bupati Sikka di jalan Achmad Yani yang dibangun oleh bupati sebelum kami yang sekarang sudah dijadikan gedung Sikka Convention Center (SCC),” tegas Plt. Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar, Selasa (5/6/2018).
Dikatakan Nong Susar, sapaannya, kantor bupati yang semula mangkrak ini, oleh dirinya selaku wakil bupati dan bupati memfungsikannya menjadi tempat yang berguna bagi publik. Juga bisa dimanfaatkan oleh siapa pun dan mendatangkan pemasukan bagi daerah.
Plt. Bupati Sikka, Drs. Paolus Nong Susar. -Foto: Ebed de Rosary
“Kalau pembangunan kantor bupati Sikka di jalan El Tari bukan mangkrak. Beda mangkrak atau terbengkalai pembangunannya dengan pembangunan yang terus berjalan atau dilanjutkan. Bahwa, dalam proses pekerjaaan itu ada yang tidak memenuhi kewajiban, maka akan disesuaikan dengan aturan,” jelasnya.
Jadi, katanya, kalau kontraktor tidak bisa memenuhi syarat, maka akan diputus hubungan kerja dan pekerjaan tetap dilanjutkan. Dirinya mendapat laporan dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sikka, yang menyatakan pembangunan tersebut sedang dilanjutkan.
“Apalagi bangunan yang satunya juga sudah ditenderkan dan akan dibangun, karena pembangunan kantor bupati Sikka ini pembiayaannya multi years atau tahun jamak. Tentunya hak dan kewajiban kontraktor sebelumnya diselesaikan, diperhitungkan dulu sesuai dengan realisasi pekerjaan,” bebernya.
Dalam laporannya, lanjutnya, pembangunan sudah mencapai 91 persen. Bila setelah di cek benar, maka akan dibayarkan uang dari kontraktor tersebut sesuai volume pekerjaannya dan pembangunan tetap dilanjutkan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sikka, Tommy Lameng, menjamin proyek pengerjaan pembangunan kantor bupati Sikka yang baru di jalan El Tari Maumere tidak akan terbengkalai, dan bisa diselesaikan paling lama bulan Agustus 2018. Sementara sebuah bangunan di sebelah utaranya akan segera dikerjakan.
“Tidak benar kalau dikatakan proyek kantor bupati Sikka terbengkalai. Kalau pihak kontraktor tidak bisa menyelesaikan pekerjaan, maka kami akan lakukan pemutusan kontrak dan dilakukan pelelangan ulang, sehingga bisa selesai dikerjakan,” sebutnya.
Tommy menambahkan, pekerjaaannya tinggal yang kecil-kecil saja seperti pemasangan atap yang sisa, lantai keramik di lantai 3, pembukaan penutup dinding dan lainnya. Jadi, tidak ada masalah sebenarnya, sebab pekerjaannya sudah 91 persen diselesaikan oleh kontraktor.
Lihat juga...