PPDB SMA/SMK di Sumbar, Online 25 Juni 2018

Editor: Koko Triarko

1.147
Sekretaris Pendidikan Sumatera Barat, Bustavidia/Foto: M. Noli Hendra
PADANG — Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, menyatakan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMA/SMK di yang dilakukan secara online, sudah bisa dimulai pada Senin 25 Juni 2018.
Sekretaris Pendidikan Sumatera Barat, Bustavidia, mengatakan untuk pendaftaran SMA/SMK di Sumatera Barat dilakukan secara online melalui www.ppdbsumbar.id. Pendaftaran sudah bisa dilakukan sejak 25-29 Juni 2018. Setiap siswa, bisa mendaftar dan memillih sekolah yang berada luar dari kecamatan siswa.
“Untuk setiap siswa itu bisa mendaftar untuk dua SMA dan dua SMK. Kalau untuk SMA/SMK ini, kita tidak ada istilah rayon. Namun untuk aturan rayon itu hanya untuk di kabupaten/kota, yakni untuk SMP dan SD,” katanya, Kamis (21/6/2018).
Ia menegaskan kepada siswa atau pun kedua orang tua yang turut membantu anak-anaknya mendaftarkan ke sekolah pilihannya melalui www.ppdbsumbar.id, supaya benar-benar mengakses website yang telah disediakan, agar tidak terjadi kesalahan yang membuat anak-anak tidak bersekolah.
Mengingat masih ada beberapa sekolah di Sumbar yang belum memiliki akses internet yang bagus, Dinas Pendidikan Sumbar meminta kepada kedua orang tua bisa mendatangi langsung sekolah yang dipilih, tanpa harus mendaftar secara online, atau dapat dilakuka secara offline.
“Jumlah SMA/SMK di Sumbar 370, dari jumlah itu hanya 250 sekolah yang telah memiliki akses internet yang bagus. Artinya, masih ada 120 sekolah yang tidak bisa melakukan pendaftaran secara online,” sebutnya.
Terkait daerah yang belum memiliki akses internet dalam hal mengakses website PPDB Sumbar 2018, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, mengakui masih ada sekira 13 persen daerah di Sumbar yang belum memiliki internet.
Daerah yang belum memiliki akses internet itu, seperti Kabupaten Kepulauan Mentawai, beberapa daerah di Kabapaten Pesisir Selatan, begitu juga ada di Kabupaten Pasaman Barat, dan Solok Selatan.
“Di Kabupaten Pesisir Selatan itu tidak semua sekolah yang sulit akses internet, tapi ada beberapa titik, lokasi itu pun tergolong di pedalaman. Hal itu juga sama bagi daerah di Kabupaten Pasaman Barat, dan Solok Selatan,” ucapnya.
Menurutnya, untuk sekolah yang masih terkendal akses internet, pada 2019 mendatang diperkirakan seluruh SMA/SMK di Sumbar sudah memiliki akses internet yang bagus dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai seperti komputer.
“Hal ini tidak hanya untuk soal PPDB, tapi juga seiring untuk pelaksanaan Ujian Nasional Berbasisi Komputer. Karena di Sumbar sendiri belum semua daerah yang melakukan UNBK,” tegasnya.
Baca Juga
Lihat juga...