Program Bedah Rumah Desa Mandiri Lestari Trirenggo Berlanjut

Editor: Mahadeva WS

232
Ketua KUD Gemahripah Damandiri, Ambyah, yang juga pelaksana program Desa Mandiri Lestari di desa Trirenggo, Bantul - Foto : Jatmika H Kusmargana

YOGYAKARTA – Setahun lebih diresmikan, kegiatan pemberdayaan di Desa Mandiri Lestari Trirenggo Bantul terus berlanjut hingga saat ini. Di 2018, desa binaan Yayasan Damandiri tersebut kembali menggulirkan program penanggulangan kemiskinan.

Salah satu yang kembali dilanjutkan adalah, program bedah rumah. Di 2018 ini, total ada 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Trirenggo Bantul yang akan mendapatkan bantuan renovasi dan bedah rumah dari Yayasan Damandiri.

“Di 2017 lalu ada 10 rumah tidak layak huni sudah selesai direnovasi lewat program bedah rumah. Sedangkan untuk tahun 2018 ini rencananya akan ada tambahan 10 rumah lagi,” ujar Pelaksana program Desa Mandiri Lestari Trirenggo Bantul Ambyah.

Ketua KUD Gemahripah tersebut mengatakan, di program tahun pertama Desa Mandiri Lestari sebelumnya, warga yang mendapat bantuan bedah rumah tidak hanya mendapatkan renovasi saja. Rumah warga juga disulap menjadi warung sederhana, sebagai tempat membuka usaha.

Selain bedah rumah, di tahun kedua Program Desa Mandiri Lestari tersebut, Yayasan Damandiri juga akan memberikan bantuan 50 gerobak usaha bagi warga kurang mampu di Desa Trirenggo. Program Gerobak Rakyat dilakukan untuk mempercepat upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga desa.

“Kalau tahun pertama kemarin-kan programnya jamban keluarga. Namun untuk tahun kedua ini diganti dengan program Gerobak Rakyat. Ada 50 gerobak usaha yang akan diberikan. Perubahan ini dilakukan dengan disesuaikan kebutuhan masyarakat desa,” katanya.

Program pemberdayaan di tahun ke dua tersebut, diharapkan membawa perbaikan kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Sehingga pada akhirnya secara bertahap akan mampu mengatasi persoalan kemiskinan di desa ini.  “Harapannya semakin banyak warga desa yang memiliki penghasilan tambahan. Sehingga warga yang sebelumnya masih masuk dari kategori pra sejahtera, bisa terangkat minimal menjadi kategori sejahtera satu,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...