hut

PSS Tak Punya Target Khusus di Piala Indonesia

Editor: Koko Triarko

Sismantoro, Manajer PSS Sleman. -Foto: Sodik 
SLEMAN – Piala Indonesia bakal segera bergulir. Tim kontestan yang ambil bagian di dalamnya terus mematangkan persiapan. Salah satunya, PSS Sleman. Namun, tim berjuluk Super Elang Jawa diklaim tidak memasang target khusus.
“Kita tidak punya target khusus untuk Piala Indonesia, karena fokus kita tetap di Liga 2. Tapi kita sudah menyatakan ikut, sehingga kita harus serius, apalagi PSS ini merupakan tim profesional,” ucap Manajer PSS, Sismantoro, Senin (25/6/2018).
Sismantoro mengungkapkan, beban pelatih untuk mengantar tim kebanggaan Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS) meraih tiket promosi Liga 1 musim depan, sudah cukup berat. Karena itu, manajemen tidak ingin menambah berat beban itu dengan mematok target juara Piala Indonesia.
“Persaingan di Liga 2 musim ini sangat ketat. Kami tidak mungkin sedikit pun melepas fokus dari target utama. Kalau nanti ternyata perjalanan tim di Piala Indonesia cukup bagus, ya itu bonus,” katanya.
Sismantoro yang juga Lurah Candibinangun Pakem menjelaskan, untuk Piala Indonesia tidak ada perubahan struktur pelatih. Seto Nurdiyantara tetap diplot sebagai pelatih kepala, dibantu Danilo Fernando sebagai asisten pelatih, sekaligus talent scouting untuk Piala Indonesia.
Porsi latihan, lanjut Sismantoro, juga  tidak mengalami perubahan. Seluruh pemain PSS mendapatkan porsi latihan yang sama, baik untuk menghadapi Liga 2 maupun Piala Indonesia.
“Ini bentuk keseriusan kami sebagai tim profesional. Siapa pun lawan harus dihadapi secara serius,” tegasnya.
Ditanya terkait ada tidaknya skuat yang khusus dibentuk untuk menyongsong Piala Indonesia, Sismantoro menggelengkan kepala. Mepetnya jadwal pertandingan dengan Liga 2 menjadi alasannya.
Dengan kondisi tersebut, mempersiapkan pemain yang tidak dibawa saat berlaga tandang di putaran Liga 2 melawan Persiba Balikpapan dan Kalteng Putra mendatang sebagai pemain yang masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) di Demak nanti. Hal ini untuk mengantisipasi pemain mengalami kondisi drop.
“Mungkin nanti akan ada perubahan komposisi, tapi itu ranahnya pelatih bagaimana mengaturnya. Karena yang paling paham kondisi pemain adalah pelatih,” ujarnya.
Sementara itu, pada Piala Indonesia nanti, Super Elang Jawa dijadwalkan bentrok dengan PSD Demak pada 18 Juli mendatang, di Stadion Pancasila Demak.
Lihat juga...