Resmi, Julen Lopetegui jadi Bos Anyar Real Madrid

Editor: Makmun Hidayat

327

MADRID — Teka teki pelatih anyar Real Madrid akhirnya terjawab. Los Blancos secara resmi mengumumkan bahwa pelatih Timnas Spanyol, Julen Lopetegui, didapuk sebagai pelatih kepala Real Madrid menggantikan Zinedine Zidane.

Juara bertahan Liga Champions 2018 tanpa pelatih sejak pengunduran mengejutkan Zinedine Zidane bulan lalu. Tapi Madrid langsung melakukan perburuan untuk mencari sosok ideal pengganti pelatih asal Perancis yang mudur hanya selang beberapa hari setelah final Liga Champions.

Sejumlah nama sempat mengemuka. Seperti eks manajer Arsenal, Arsene Wenger, kemudian mucul nama Mauricio Pochettino yang secara diam-diam sempat didekati manajemen klub. Juga ada nama Jurgen Klopp yang menjadi favorit Madridista, pendukung setia Madrid.

Namun, manajemen Madrid akhirnya mengumumkan nama Julen Lopetegui sebagai manajer baru. Lopetegui sendiri tengah bersiap menampingi skuad Tim Matador di Piala Dunia Rusia. Namun demikian, pelatih berusia 51 tahun dipastikan bakal meninggalkan posisi sebagai pelatih timnas setelah turnamen berakhir.

Melalui laman resmi klub, Madrid mengumumkan penunjukkan Julen Lopetegui. “Real Madrid CF mengumumkan bahwa Julen Lopetegui bakal menjadi pelatih tim utama untuk tiga musim ke depan,” bunyi pernyataan klub.

“Julen Lopetegui bakal bergabung dengan klub setelah mendampingi Spanyol di Piala Dunia, dan setelah dua tahun menukangi tim nasional,” lanjut pernyataan klub.

Sejal menukangi Timnas Matador, Lopetegui telah memimpin 20 laga. Hasilnya, ia mencatat 14 kali kemenangan dan enam hasil seri. Sebelum menukangi timnas senior, pelatih yang saat bermain berposisi sebagai kiper itu menukangi Timnas Spanyol U-19, U-20, dan U-21.

Bagi eks Pelatih FC Porto, Real Madrid bukanlah klub yang asing. Ia sempat berkostum putih milik Real Madrid dan bermain di Santiago Bernabeu pada periode 1988 dan 1991. Selain itu, ia juga sempat mendapat tanggung jawab untuk menukangi tim Real Madrid B antara tahun2008 dan 2009.

Kini, ia kembali ke Santiago Bernabeu untuk memimpin tim bertabur bintang itu agar tampil kompetitif di liga domestik. Musim lalu, Madrid kesulitan bersaing daan harus puas menutup musim di urutan tiga klasemen akhir di bawah Barcelona dan Atletico Madrid.

Baca Juga
Lihat juga...